laporan Meyda Sari
PALEMBANG, Jodanews – Warga Muara Kumbang, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin dihebohkan dengan adanya penemuan jenazah wanita yang setengah telanjang yang mengapung di sekitar Pulau Salah Nama, perairan Sungai Musi, Senin (22/1/2018) sekitar pukul 10.00 Wib.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, seorang nelayan yakni Sarwani, dimana saat itu dirinya hendak menangkap ikan di sekitar lokasi kejadian. betapa terkejutnya Sarwani saat melihat ada sesosok jenazah yang mengapung di perairan sungai musi.
Saat ditemukan, diketahui mayat tersebut berjenis kelamin wanita dimana kondisinya setengah telanjang hanya mengenakan kutang dan celana dalam. Kondisi fisik mayat pun sudah membusuk dan mengembung.
Sarwani pun segera memberitahukan penemuan tersebut ke warga yang lain dan melaporkannya ke petugas Pos Polair Muara Kumbang. Tim gabungan Badan SAR Nasional (Basarnas) Palembang dan Satpolair Polres Banyuasin pun mengevakuasi jenazah tersebut.
Kasi Ops Basarnas Palembang Inarwan mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari warga akan adanya penemuan mayat tersebut. Pihaknya pun segera mendatangi lokasi penemuan untuk mengevakuasi jenazah.
“Tim bergerak ke lokasi pukul 10.15 Wib dan segera mengevakuasi jenazah ke Mako Ditpolair Polda Sumsel. Dari sana mayat segera dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk keperluan visum,” ujarnya.
Kapolres Banyuasin AKBP Yudi Markus Pinem mengatakan, saat ditemukan jenazah tersebut belum diketahui identitasnya. “Saat ditemukan jenazah hanya mengenakan baju dalam, tidak ada identitas apapun,” ujarnya.
Mayat tersebut diketahui berjenis kelamin wanita, dengan umur diperkirakan sekitar 20 tahun, tinggi badan 150 sentimeter dan berat badan 50 kilogram. Jenazah tersebut memiliki rambut sebahu dengan wajah bulat.
Dokter Forensik RS Bhayangkara Palembang Kompol dr Mansuri mengatakan, pihaknya telah menerima penyerahan jenazah dari Satpolair Polres Banyuasin.
“Untuk visum kami masih menunggu surat dari penyidik untuk melakukan pemeriksaan karena jenazah belum diketahui identitasnya. Untuk masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya bisa datang langsung ke RS Bhayangkara untuk mengecek,” kata Mansuri. (Editor Jon Heri)









