Laporan Abiyasa / Kholik
ESP mengaku siap menerima konsekuensi dan sanksi yang akan diberikan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akibat keputusannya tersebut.
“Dukungan terhadap Sarimuda-Abdul Rozak ini urusan saya pribadi, bukan partai. Saya mendukung karena pasangan ini yang terbaik,” kata dia usai pengukuhan Tim Pemenangan Sarimuda-Rozak di Posko Induk, tadi malam.
Seperti diketahui, pada Pilkada Palembang 2018 PDIP mengusung bapaslon petahana Harnojoyo-Fitrianti Agustinda. PDIP Sudah memastikan, kader yang tidak mendukung garis kebijakan partai akan dipecat. Sementara ESP, sebagai salah satu kader senior dan mantan Ketua DPD PDIP Sumsel justru memilih mendukung kompetitor.
Dia beralasan, dukungan terhadap Sarimuda-Abdul Rozak, karena pasangan ini dinilainya sebagai yang terbaik di antara semua kandidat. Karena itu dia tidak ragu untuk mendukung Sarimuda-Abdul Rozak.
“Pak Sarimuda ini sudah hampir 30 tahun di birokrat. Jadi beliau paham betul bagaimana administrasi pemerintahan, nggak perlu belajar lagi. Pengalaman inilah yang menurut saya sangat penting dan tidak dimiliki kandidat lain,” ujar ESP. (Editor Jon Heri)








