Home HL Pelaku Curanmor Nyaris Tewas Dihajar Massa

Pelaku Curanmor Nyaris Tewas Dihajar Massa

126
0
Laporan Meida Sari
PALEMBANG, Jodanews – Dalam satu bulan belakangan ini, setidaknya sudah ada enam unit sepeda motor milik warga dan mahasiswa di sekitaran Kampus STIK Bina Husada, yang berada di Jalan Syeh Abdul Somat, RT 8, Kelurahan 23 Ilir, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang hilang digondol maling.
Tak ayal itu, saat salah satu kawanan bandit curanmor yang berhasil tertangkap tangan saat sedang beraksi langsung ditangkap warga. Dimana saat kejadian ada salah satu warga yang memergoki aksi pelaku langsung meneriaki maling, warga yang mendengar teriakan tersebut langsung berdatangan dan mengepung pelaku dan  memassanya hingga nyaris tewas.
Peristiwa gagalnya aksi curanmor terjadi, Selasa (21/3/2017) sekitar pukul 11.30 WIB, di parkiran kampus Bina Husada, samping kantin kampus tersebut. Dimana siang itu awalnya diceritakan saksi mata Masna (37) yang merupakan pedagang kantin di samping parkiran atau persis di lokasi curanmor,  mengatakan motor tersebut adalah milik korban Lindo Pandu Winata (25) yang merupakan Dosen di kampus tersebut.
Dikatakan Lindo yang tinggal di Jalan Mahameru, Plaju, mengatakan sebelum masuk kekampus dirinya menitipkan sepeda motor Honda revo miliknya kepada Masna. Saya tidak menyangka kalau motor saya itu hampir hilang. Ditambahkan Masna, ia membenarkan kalau korban Lindo memang menitipkan sepeda motornya kepada saya. “Korban titipkan motornya ke saya,  katanya dia mau kekampus sebentar karena ada urusan, “ungkap Masna.
Namun, tidak lama dari korban menitipkan motornya, datang dua pelaku yang sejak awal kehadirannya sudah dicurigai. “Saya curiga pak jadi saya Kasih tau sama ibu. Apa dua pelaku tersebut merupakan tukang culik anak-anak orang. Sebab motor pelaku jenis metik tidak ada platnya. Lalu kedua orang  dicurigai mampir di warung saya untuk minum es,” beber Masna.
Kecurigaan Masna rupanya tidak meleset, setelah itu dua pelaku pergi dari kantinnya. “Pelaku satu mengambil helm di motor Revo (korban), dan temannya naik motor metik. Saya langsung deketi, maling helm kamu ya. Saat itulah helm diletakkan, dan pelaku malah mau membawa motornya. Melihat hal itu kami langsung betariak. Saya pun sempat di tinju pelaku, karena itu saya balas tinju. Kemudian saya berteriak maling, dan warga banyak berdatangan,” terangnya.
Sejurus kemudian massa yang ramai, berusaha mengepung pelaku dan berhasil mengamankan pelaku, sedangkan satu pelaku lagi berhasil kabur dengan tancap gas motor jenis matik miliknya. Ada pun satu pelaku yang jadi bulan-bulanan massa dengan mengenakan baju merah muda. Untungnya segera di selamatkan pihak security.
Pelaku yang dalam keadaan bonyok tersebut diketahui bernama Zulkarnain, Warga Rusun, Blok 13, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Ilir Barat I Palembang, Sedangkan satu kawanan bandit curanmor berhasil kabur. Massa yang ramai menghajar pelaku sempat membuat macet jalanan di kawasan kampus kesehatan tersebut. Tidak lama berselang datang petugas kepolisian dan menggelandangnya ke Polsek IB I Palembang.
Dikatakan Pak Ernas,  selaku ketua RT 8, sekaligus security kampus Bina Husada Palembang. Usai kejadian pelaku langsung dilarikan ke Polsek IB I Palembang. “Sudah sering kejadian, baru seminggu kemarin motor hilang. Ini kejadian lagi makanya jadi amukan warga. Kalau tahun kemarin sama bulan ini sudah sekitar 6 motor yang hilang” ungkapnya.
Sementara Kapolsek Ilir Barat I, Kompol Handoko Sanjaya didampingi Kanit Reskrim Ipda Iksan menegaskan pihaknya telah mengamankan satu pelaku curanmor. “Modusnya pelaku menggunakan kunci ganda, dan harus banyak waktu agar bisa membuka kunci, karena saat beraksi bukan menggunakan kunci T,” singkatnya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here