Home HL Bacok Kakak Ipar, Mahadir Masuk Penjara

Bacok Kakak Ipar, Mahadir Masuk Penjara

124
0
Laporan Meida Sari
PALEMBANG, Jodanews  – Lantaran kesal karena selalu dihalangi untuk melihat anak kandungnya, membuat M Mahadir Muslim (23) gelap mata dan berupaya untuk membunuh kakak iparnya dengan menggunakan parang. Akibatnya, sang kakak ipar harus dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami luka bacokan yang dialami hampir di sekujur tubuh.
Diketahui Warga Jalan PSI Lautan Lorong Kedukan Kecamatan Gandus Palembang ini tak tahan, karena dua tahun lamanya ia tidak diperbolehkan untuk melihat anak laki-lakinya yang sudah berumur 2 tahun.
“Pasalnya hanya sepeleh pak, lantaran sebulan aku tidak kerja jadi diusir dari rumah mertua. Padahal, aku baru mau melamar pekerjaan setelah aku diberhentikan bekerja. Tetapi, keluarga istri ini malah mencaci maki aku,” ujarnya saat diamankan di Polsek Gandus Palembang, Selasa (21/3/2017).
Tak terima karena selalu di caci maki dan tidak diperbolehkan untuk melihat anaknya, membuat Mahadir ingin membuktikan bila dirinya bisa mendapatkan pekerjaan. Setelah mendapatkan pekerjaan, dirinya kembali berniat untuk melihat sang anak.
Namun, Lagi-lagi, usahanya untuk melihat anak semata wayangnya itu tidak kesampaian. Keluarga sang istri tetap melarang dirinya datang untuk melihat sang anak. Hingga berujung cekcok mulut dan perkelahian dengan sang kakak ipar tak dapat terelakan.
“Aku sudah datang dengan baik-baik, tetapi kakak ipar malah menantang aku untuk berkelahi. Dia mengajak berkelahi dan sempat mengeluarkan pisau, aku coba melawan. Melihat ada parang, dia langsung aku bacok beberapa kali dan setelah itu aku kabur ke Muba untuk bekerja,” pungkasnya.
Kapolsek Gandus AKP Dedi Rahmat Hidayat yang juga siswa Sespimma 2017 menuturkan, peristiwa pembacokan terjadi pada Selasa (2/8/2016)  di Jalan PDAM lorong Buyut Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Gandus Palembang.
“Korbannya Amik Suherdi (23) mengalami luka bacok sebanyak tujuh luka bacokan mulai dari paha kanan, kiri, kepala dan kening sebelah kiri yang mengakibatkan korban harus mengalami buta di mata sebelah kiri,” ujarnya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here