BANYUMAS – Tak butuh modal berupa materi bagi warga Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, untuk ikut andil di pelaksanaan TMMD Reguler ke -108 Kodim 0701/Banyumas yang digelar di desa itu di tahun 2020 ini.
Selain kemauan untuk didorong membangun desanya sekaligus meningkatkan kembali semangat gotong royong, juga butuh otot tangan yang kuat sebagai modal utama untuk berpartisipasi di TMMD yang secara resmi dibuka tanggal 30 Juni 2020 mendatang itu.
Dikemukakan Danramil 15/Pekuncen/Kodim 0701/Banyumas, Kapten Inf. Subandi, karena kondisi medan di sasaran fisik TMMD, baik itu pembangunan jalan, jembatan maupun gorong-gorong cukup ekstrim, sehingga langsir material sebagian dilakukan secara manual.
Dikatakan, langsir material secara manual itu harus dilakukan, saat memindah batu kricak dan pasir ke molen, membawa adonan dilakukan dengan dijinjing atau dengan alat bantu seperti gerobak maupun angkong.
”Wajar jika ada yang mengatakan bahwa dibutuhkan otot tangan yang kuat sebagai modal utama untuk berpartisipasi di semua kegiatan fisik TMMD Reguler ke -108 Kodim 0701/Banyumas di Desa Petahunan. (Ags)









