BANYUMAS – Angkong, sebuah gerobak mini beroda tiga menjadi primadona di lokasi TMMD Reguler ke -108 Kodim 0701/Banyumas, di Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Dengan alat itu, langsir material maupun adukan menjadi lancar.
Menurut Bintara Pembina Desa (Babinsa) Petahunan, Serka Eko BW , medan sasaran fisik pembangunan jalan rabat beton sangat ekstrim, yakni banyak tanjakan tajam dan licin.
”Dengan medan yang demikian, untuk melangsir material baik batu kricak, semen dan adukan untuk mengecor jalan harus dilakukan secara manual. Dan satu-satunya alat bantu adalah angkong yang bisa dioperasionalkan perorangan,” jelas Serka Eko BW.
Terpisah, Wartono (43), salah satu warga Petahunan mengakui jika keberadaan angkong sangat vital untuk langsir material. Tidak saja saat mengecor jalan, melainkan saat membangun jembatan, gorong-gorong maupun talud.
Ditambahkan Babinsa Eko, begitu Pra TMMD digelar, puluhan angkong diterjunkan ke lokasi sasaran fisik TMMD Petahunan. Bagi anggota, personil maupun warga tidak butuh waktu lama untuk adaptasi mengoperasionalkan angkong. (Ags)









