Laporan: Idham
Lahat, Jodanews.com- Usai membagikan secara simbolis bantuan dana langsung tunai BLT DD tahun 2020, Camat Mulak Ulu Sumarno SE, MSI beserta Forcomincam didampingi Pendamping Desa di Desa Lawang Agung Rabu 27 Mei 2020 bertolak ke Desa Mengkenang.
Rombongan ini disambut Wong Mingtli selaku Kades Mengkenang bertempat di Kalangan Mirik pembagian BLT DD tahun 2020 secara simbolis.
Menurut Kades Mengkenang pada sambutannya mengatakan ” Dari dana 1 Milyar 39.700.000 Desa Mengkenang 188 KK sejak perintah untuk dibagikan BLT DD setelah melalui penyaringan 176 KK dari dana yang dikucurkan sebanyak 600 ribu per KK, gunakanlah dana tersebut untuk kebutuhan sehari- hari dan jangan disalah gunakan. Karena pengaruh dampak Covid- 19 ” ujar Kades Mengkenang Yong Mitingli
Sementara itu Camat Mulak Ulu Sumarno SE, MSI ” Khususnya Desa yang banyak penduduk memang menimbulkan polemik, untuk dana BLT hanya 25 %, 30% dan 35 % tergantung kisaran dana, pembagian BLT DD tidak boleh tumpang tindih dengan bantuan lainnya. Diharapkan segala sesuatu harus diadakan Musdes, kritikan yang bersifat membangun sangat diperlukan. Dalam penanganan Covid- 19 daerah kita masih dalam kondisi aman, tidak menutup kemungkinan virus itu datang dibawa oleh pendatang. Untuk itulah perlu kita waspadai saat ini sudah mewabah di hampir 253 Negara sehingga menyebabkan kelumpuhan ekonomi, kita berharap wabah ini cepat berlalu, dihimbau setiap kali keluar ruangan harus memakai masker dan sering cuci tangan untuk memutus mata rantai.” ujar Camat.
Sementara itu Aipda Tabrani mewakili Kapolsek Mulak Ulu IPTU Romodhon menghimbau kepada warga ” 176 KK yang menerima BLT DD gunakan dana tersebut untuk kepentingan sehari- hari, mari kita bergandeng tangan untuk sama- sama berjuang memutus mata rantai peredaran Virus Corona ini.
Serda A. Gunaipi Babinsa Mulak Ulu berharap kepada warga Mulak Ulu untuk tidak asal menulis ataupun memosting hal- hal yang tidak perlu yang bisa membuat kita akan terkena Undang- undang ITE, selain itu juga Rinaldo mengajak warga Mulak Ulu untuk sama memutus mata rantai Virus Corona (editor Jon Heri)









