Home HL Polres Muba Bagikan Sembako Kepada Masyarakat Terdampak Covid-19

Polres Muba Bagikan Sembako Kepada Masyarakat Terdampak Covid-19

126
0

Laporan Cindra

MUBA,jodanews.com –Polres Musi Banyuasin salurkan 3.000 paket sembako bagi masyarakat terdampak Covid-19 di Bumi Serasan Sekate. Pembagian paket sembako ini dilakukan secara serentak diseluruh kecamatan melalui Polsek-Polsek.

“Bakti sosial ini dilakukan Polri secara serentak termasuk Polres Muba. Paket sembako ini dibagikan kepada masyarakat terdampak langsung Covid-19,” ujar Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, Selasa (21/4/2020).

Dikatakanya, ribuan paket sembako tersebut , berisikan beras, mie instan, minyak goreng, dan gula. Beras yang dibagikan berjumlah 18 ton, mie instan 400 kardus, minyak makan 2 ton. “Paket sembako ini didapat dari sumbangan keluarga besar Polres Muba, ditambah dengan CSR sejumlah perusahaan, dan sumbangan individu masyarakat,” ujarnya.

Adapun mekanisme pembagian,paket sembako didistribusikan ke seluruh Polsek dan dilanjutkan pembagian kepada masyarakat terdampak dengan cara door to door. Hal itu dilakukan guna menghindari terjadinya kerumunan massa atau penumpukan saat pembagian.

“Selain masyarakat terdampak langsung, paket sembako juga kita berikan kepada Pondok Pesantren dan Panti Asuhan yang berada di dalam wilayah Muba. Kebersamaan adalah hal yang penting harus kita lakukan dalam menghadapi Covid-19,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres mengingatkan masyarakat untuk tetap mentaati segala aturan yang diberlakukan pemerintah, mulai dari menerapkan psychal distancing, menggunakan masker, tetap berada di rumah, dan menjaga kebersihan. “Saya ingatkan lagi, masyarakat wajib mentaati segala aturan yang dikeluarkan pemerintah dalam hal pencegahan,” tegas kapolres.

Sementara, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin, menuturkan, beberapa hari belakangan ini pihaknya selalu turun bersama TNI, Polri, organisasi kepemudaan dan lainnya untuk melakukan pemutusan mata rantai wabah Covid-19. Berbagai upaya tindakan telah dilakukan, mulai dari penyemprotan disinfektan, pembangunan dapur umum, dan menjalankan bakti sosial.

“Kita tidak bisa melakukan aksi-aksi yang seperti biasa. Beberapa daerah sudah ditetapkan zona merah, kita berada di daerah perbatasan. Jadi, kita pastikan pemeriksaan salah satunya diperbatasan terjauh Muba di Bayung Lencir, kendaraan dan orang yang masuk diperiksa, ada yang menunjukkan gejala langsung dilakukan rapid test, dan kita siapkan ruang isolasi,” pungkasnya.(editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here