Laporan Meida Sari
PALEMBANG, Jodanews.com -Perampokan bersenpi kembali terjadi di kota Palembang. Dua pelaku terlibat baku tembak dengan pihak kepolisian dari Polsek Plaju. Akibatnya, Aiptu Yasudi, yang merupakan anggota dari Bhabinkamtibmas Silaberanti Plaju harus mengalami sekarat, di rumah sakit setelah mengalami luka tembak di bagian perut sebelah kiri, Selasa (14/5/2019) pukul 05.30 Wib.
Korban diketahui warga jalan Silaberanti Siantan Jaya Rt 34 Rw 8 Kelurahan Silaberanti Kecamatan SU I Palembang, harus dirujuk ke RSMH Palembang guna menjalani perawatan intensif.
Dimana kejadian berawal saat korban sedang memanaskan mobilnya di depan rumah. Korban curiga ada dua pelaku yang masuk ke dalam kos- kosan menggunakan sepeda motor. Kemudian korban mencoba mendekatinya.
Sebelumnya diantara keduanya sempat terjadi cek cok mulut, hingga salah satu pelaku menembak kamera CCTV yang posisi nya berada di atas pos kos- kosan. Spontan, korban meneriaki pelaku maling, dan pelaku nekad menembak korban.
“Saat itu saya melihat bapak sudah terkapar dan mengalami luka. Melihat hal tersebut, saya langsung membawa Bapak ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan, petugas piket,” ujarnya Putra
Sementara, Kanit Dalmas Sabhara Polresta Palembang, Iptu Ali Sadikin, mengungkapkan kejadian berawal saat korban mencurigai gelagat kedua pelaku.
“Mereka berdua dipergoki korban, ternyata mereka perampok. Sempat terjadi baku tembak dan pelaku kabur meninggalkan sepeda motornya”, ungkapnya.
Kapolsek Plaju, AKP Riska Apriyanti, melalui Kabid Humas Polresta Palembang, Iptu Tohirin, membenarkan kejadian ini.
“Kami masih selidiki kejadian ini. Mudah-mudahan secepatnya terungkap”, ujarnya.
Sementara itu, Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, memerintahkan Kapolresta Palembang untuk membentuk tim agar pelaku penembakan segera tertangkap.
“Ini tanggung jawab kami untuk memberikan rasa aman di masyarakat. Masih saja ada pelaku curat yang menggunakan senjata api rakitan”, katanya.
Dirinya menghimbau kepada seluruh anggota Polri, betapa pentingnya ilmu bela diri saat menghadapi pelaku terutama dalam keadaan tangan kosong. (Editor Jon Heri)









