Home HL Guru Ujung Tombak keberhasilan Implementasi K13

Guru Ujung Tombak keberhasilan Implementasi K13

129
0

Laporan HSB

PALEMBANG, Jodanews.com – Keberhasilan penerapan Kurikulum 2013 ditentukan oleh guru, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan. Namun, sosok yang utama dalam penerapan kurikulum itu adalah guru. “Pemahaman dan kesiapan ketiganya dalam menerapkan kurikulum 2013 pada proses pembelajaran menjadi kunci utama keberhasilan implementasi Kurikulum 2013,”ungkap Kepala Bidang SD Disdik Kota Palembang Bahrin, S.Pd.MM.
Dikatakannya, Guru dengan dukungan penuh kepala sekolah dan bantuan profesional dari pengawas sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan peserta didik. “Kehadiran guru yang profesional dan memahami serta menguasai kecakapan abad 21 memegang peranan penting dalam mewujudkan peserta didik yang cerdas, tangguh, mandiri dan mampu bersaing dengan bangsa lain di dunia dengan tetap menjunjung tinggi budaya dan karakter bangsa,” katanya.
Bahrin menegaskan guru merupakan penentu utama dalam mempersiapkan peserta didik untuk mampu menghadapi tantangan besar abad 21. Dengan mengimplementasikan Kurikulum 2013, guru dan tenaga kependidikan di sekolah harus mampu mempersiapkan peserta didik menjadi sumber daya manusia yang handal agar mampu bersaing di masa depan. Untuk itu, guru sebagai pendidik bersama tenaga kependidikan di sekolah dituntut untuk mampu mengimplementasikan Kurikulum 2013 dengan mengembangkan kecakapan abad 21 dalam proses pembelajarannya. “Mengingat seluruh Sekolah Dasar di Kota Palembang menerapkan Kurikulum 2013, maka Peran guru dalam menerapkan Kurikulum 2013 menjadi peranan penting,”ujarnya.
“ Dulu, guru berfungsi sebagai pengajar. Tapi, saat ini guru harus menjadi fasilitator pembelajaran dengan mengintegrasikan kecakapan abad 21 selama proses pembelajaran. Pengembangan kecakapan abad 21 dalam pembelajaran merupakan Kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam implementasi Kurikulum 2013,”tegasnya

Dalam penerapan Kurikulum 2013, guru berperan mengimplementasikan program penguatan pendidikan karakter (PPK). Adapun nilai-nilai utama karakter sesuai Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 meliputi nilai religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas. “Nilai-nilai utama karakter itu diterapkan di sekolah dengan berbasis kelas, berbasis budaya sekolah, dan berbasis masyarakat melalui olah hati, olah pikir, olah rasa, dan olah raga,”pungkasnya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here