Laporan Hasan Basri
PALEMBANG, Jodanews.com – Teaching Factory merupakan program yang menjembatani antara sekolah dengan dunia industri atau usaha yang memiliki kesamaan bidang keterampilan. Seperti yang telah dilaksanakan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 5 Palembang kini resmi melonching Teaching Factory yang merupakan program untuk mendidik siswa SMK agar mampu memproduksi barang ataupun jasa layaknya perusahaan, sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam belajar di dunia bisnis dan industri.
Dihari yang bersamaan tak hanya resmi melauching teaching factory saja, SMK Negeri 5 Palembang juga resmi melauhing ruang praktek siswa (RPS), seminar Be Smart Education bagi guru se Sumsel dan pentas seni (pensi) SMK Negeri 5 Palembang.
Kepala Bidang (Kabid) SMK Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Selatan (Sumsel) Erlina saat meresmikan kegiatan tersebut mengatakan, dengan adanya teaching factory siswa lebih banyak praktik di sekolah mengenai pembisnisan serta mendidik siswa menjadi wirausaha.
“Ini yang akan diperlihatkan launching hari ini mendidik siswa menjadi wirausaha dan belajar secara langsung mengenai bisnis, manajemen pemasaran dan lainnya,” ujar Erlina usia melauching teaching factory di SMK Negeri 5 Palembang, Jumat (14/12).
Dikatakan Erlina, teaching factory ini juga sebagai langkah awal siswa belajar di dunia industri, sehingga nantinya para siswa sudah terbiasa. “SMK Negeri 5 sudah melakukan suatu kegiatan yang ada di industri. Ini menjadi bekal bagi mereka untuk terjun langsung ke dunia industri,” tuturnya lagi.
Sementara itu, Kepala SMK Negeri 5 Palembang, Drs. H. Zulfikri, M.Pd menuturkan, kegiatan ini guna meningkatkan mutu pendidikan di sekolahnya dengan perkembangan zaman saat ini.
Menurut Zul, dalam meningkatkan teachig factory saat ini pihaknya telah bekerjasama dengan PT Paloma dan PT Aufa. “Jadi nantinya mereka bisa praktik. Otomatis mereka sudah belajar di sekolah dan tidak merasa terbebani nanti di lapangan,” ujarnya.
Dengan adanya beberapa yang telah di lauching tadi, Zulfikri berharap para siswanya akan lebih kreatif dan inovatif serta untuk menambahkan bekal siswanya. Karena Teaching Factory ini dinilai bakal menjadi program yang mampu merubah sikap dan karakter siswa agar sesuai dengan karakter industri. Ke depan, industri tidak kerepotan saat membutuhkan tenaga kerja (Editor Jon Heri)









