Home HL Warga Temukan Ariansyah Tewas Terkapar, Diduga Tertembak Peluru Nyasar

Warga Temukan Ariansyah Tewas Terkapar, Diduga Tertembak Peluru Nyasar

126
0

Laporan Meyda Sari

PALEMBANG, Jodanews.com  – Korban Ariansyah alias Ari (23), ditemukan warga tewas disekitaran rumahnya di Jalan KH Azhari Lorong Alkausar 7 Ulu, Palembang, Senin (8/10/2018). Diduga korban yang berprofesi sebagai juru parkir ini tewas akibat peluru nyasar milik polisi. Pasalnya, ditubuh korban ditemukan luka tembak tepat di leher korban.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum penemuan korban, telah terjadi kegiatan penggerebekan disekitar lokasi kejadian oleh Polres Ogan Ilir (OI), Sumsel. Bahkan, sempat terdengar suara tembakan sebanyak 4 kali sampai 5 kali.

Hingga pada subuh korban ditemukan tertelungkup sekitar 100 meter dari rumah korban dengan kondisi mengalami luka tembak tepat di bagian leher. Korban kemudian langsung dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk dilakukan otopsi.

Saat ditemui, Paman Korban, M Soleh Ahmad (66), mengatakan Ariansyah merupakan keponakannya yang tinggal bersamanya. Korban sehari-hari ikut temannya menjaga parkir disekitaran tempat tinggalnya di Jalan KH Azhari Lorong Alkausar 7 Ulu.

Ia mengaku mendapatkan kabar ini dari warga saat akan menyiapkan dagangan pempek di depan rumahnya di Jalan KH Azhari Lorong Alkausar 7 Ulu RT 02 RW 01 Seberang Ulu (SU) I Palembang. “Warga memberi tahu ada orang yang terkapar di lapangan sekitar 100 meter dari rumahnya,” katanya saat ditemui di RS Bhayangkara Palembang, Senin (8/10/2018).

Mendengar info tersebut, ia pun langsung mendatangi lokasi penemuan korban. Sesampainya dilokasi kejadian ia pun melihat korban itu seperti keponakannya saat dekati ternyata benar korban tersebut merupakan keponakannya bernama Ariansyah. Ia pun langsung melaporkan kejadian ini ke Polresta Palembang. Barulah pihak kepolisian dari Polresta Palembang langsung mendatangi lokasi penemuan korban.

“Ada tembakan dileher kirinya sebesar pena. Kami harap pelaku segera ditangkap dan di hukum setimpal,” harapnya.

Sementara itu, Dokter Forensik RS Bhayangkara Palembang, dr Indra Sakti mengaku dari pemeriksaan ada luka tembak dileher sebelah kiri, namun tembakan tersebut dari jauh dikarenakan tidak tertembus. “Kini pihaknya telah mengangkat proyektil tersebut yang jenisnya revolver,” singkatnya.

Terpisah, Kapolres Ogan Ilir (OI), AKBP Ghazali Ahmad mengakui jika ada kegiatan penggerebekan di lokasi kejadian yang dilakukan oleh Polsek Pemulutan OI. Meskipun begitu, dirinya masih harus melakukan penyelidikan apakah benar korban tewas akibat peluru nyasar milik anggota polisi tersebut.

“Semua perlu pembuktian jadi tidak bisa langsung disimpulkan. Tapi, jika memang terbukti maka kami tentu akan memprosesnya,” singkatnya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here