Home HL Anak Panti Tolak Pandim Sebagai Ayah Asuh

Anak Panti Tolak Pandim Sebagai Ayah Asuh

154
0

Laporan Repi

PAGARALAM, Jodanews.com –  Kisruh kepengurusan Panti Asuhan Rahmi Muhammadiyah Pagaralam terus bergolak. Mulai dari unsur pimpinan, harta kekayaan yang berujung dengan pemecatan M.Fadli Rais sebagai Ketua Panti .

Dengan telah dipecatnya Fadli kepengurusan Panti diserahkan kepada Tedi sebagai Plt. Anehnya, ke 17 anak panti yang selama ini bernaung dibawah kepemimpinan Fadli memilih keluar dari panti asuhan. Mereka menolak dan lebih memilih keluar dari panti dan menumpang di kediaman Fadli yang dibuktikan dengan surat pernyataan diatas materai. “Kami tidak mau dan tak akan kembali ke panti asuhan kalau Pandim yang pimpin “ungkap anak panti ketika dibincangi di kediaman pengurus yang lama, Fadli.

Keengganan kami bukan tanpa alasan, selama ini kami di panti mendapatkan perhatian yang baik dan cukup, pokoknya kami tidak mau Pandim yang menjadi pengasuh kami,” keluh mereka.

Sementara M.Fadli  Rais  menjelaskan, pemecatan dirinya sebagai ketua panti lantaran dirinya mencalonkan diri sebagai Caleg . “Kalau alasan pencalonan dirinya, sejatinya DPW dan DPP Muhammadiyah juga harus memperhatikan keterlibatan  Dimyati saat Pilkada Pagaralam belum lama ini. Dimana yang bersangkutan menjadi tim sukses salah satu paslon dan ikut berkampanye, apakah ini tidak melanggar aturan berorganisasi dan apakah itu berlaku hanya untuk saya,” ungkap Fadli.

Bila memang demikian aturannya saya akan terima. “Tetapi setidaknya berikan rasa keadilan kalau saya melanggar apakah  pengurus PDM Pagaralam tidak melanggar,”tanyanya.
Dimyati alias Pandim ketika dikonfirmasi, Kamis (25/10) menjelaskan , soal internal panti tidak ada pemecatan yang ada pemberhentian.

“Alasannya yang bersangkutan mencalonkan diri Pileg  2018 dan sudah masuk DCT dan dalam kepengurusan Muhammadiyah tidak boleh rangkap jabatan.”katanya.

Disinggung 17 anak panti ngotot untuk tetap ikut ketua yang lama ? saya kurang paham, mungkin diajak atau pilihan mereka (anak panti),” sebutnya.

Lanjutnya, Kalau kami ya tetap merasa bertanggung jawab terhadap anak panti.
Diakhir pembicaraan, Pandim meminta persoalan ini tidak usah sampai keluar takutnya ada yang menunggangi jadi tak usahlah  dibesar besarkan. “Karena hanya akan membuka aib sendiri, kecuali ada yang korupsi, maling uang negara itu baru berita,” pungkasnya. (Editor Jon Heri)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here