Laporan Meyda Sari
PALEMBANG, Jodanews – Warga Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang dihebohkan dengan temuan mayat atas nama Romel Siregar (40). Mayat korban ditemukan tewas sudah membusuk di kediamannya di Jalan Tulip III, RT1/1, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang, Jumat (6/4/2018) sekitar pukul 10.30 Wib.
Dari Informasi yang dihimpun, jenazah Romel pertama kali ditemukan oleh rekan kerja korban, Parlin Parlindungan (45), warga Kecamatan Kalidoni, Palembang. Pada saat itu Parlin datang ke rumah korban hendak mengantarkan barang belanjaan untuk korban. Saat datang ke rumah, pintu depan tidak terkunci sehingga Parlin langsung masuk ke dalam rumah.
Saat hendak membuka pintu untuk masuk ke dalam rumah, Parlin tercium bau Aroma yang tak sedap. Begitu sudah masuk Parlin terkejut saat melihat Romel sudah tergeletak dalam keadaan tewas dengan perut membengkak, kulit menghitam, serta mengeluarkan bau yang tidak sedap.
Parlin pun segera meminta tolong ke warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukarame Palembang. Anggota Polsek Sukarame dan Indetifikasi Polresta Palembang tak lama kemudian datang ke lokasi dan mengevakuasi jenazah ke RS Bhayangkara Palembang.
Dari fisik korban, diperkirakan korban sudah meninggal lebih dari tiga hari. Hal tersebut dilihat dari kondisi tubuh korban yang sudah menghitam, dan mengeluarkan aroma tak sedap, serta sudah muncul belatung dari jenazahnya.
Salah satu keluarga korban, Simamorang (45) mengatakan, Romel masih berstatus sebagai bujangan dan belum berkeluarga. Sebenarnya Romel tinggal berdua dengan kakak perempuannya di rumah tersebut.
“Tapi kakaknya itu agak terganggu kesehatan mentalnya, sehingga baru diketahui meninggal beberapa hari setelahnya,” ujarnya.
Simamorang berujar, dirinya tidak mengetahui kalau korban memiliki penyakit. Namun orang disekitarnya tahu bahwa Romel hobi meminum minuman keras jenis tuak, bahkan hampir setiap hari minum-minuman keras tersebut.
Kapolsek Sukarame Palembang, Kompol Rivanda melalui Kanit Reskrim Iptu Marwan membenarkan penemuan jenazah tersebut. Pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban ke Instalasi Forensik RS Bhayangkara Palembang.
“Berdasarkan olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Diduga korban tewas karena sakit, namun pastinya kita masih menunggu hasil visum dari dokter forensik Rs Bhayangkara Palembang,” ujarnya. (Editor Jon Heri)








