Laporan Cindra
MUBA, Jodanews – Menandai berakhirnya seluruh rangkaian seleksi tahap awal rekrutmen anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di Kepolisian Resort (Polres) Musi Banyuasin (Muba), yaitu registrasi dan seleksi Administrasi, sejumlah orang tua wali calon anggota Polri dihadirkan di Aula Polres Muba, Jumat (13/4).
Sebagaimana diketahui sebelumnya, sebanyak 208 orang pelamar sudah teregistrasi. Hingga batas akhir registrasi pendaftaran calon anggota Polri di Polres Muba yang tertidiri dari pelamar Akademik Kepolisian (Akpol) 17 orang, Bintara TI 5 orang, Bintara umum 162 orang, dan Tamtama 14 orang. Mereka nantinya akan ikut berkompentisi di tahapan selanjutnya, yang akan dilaksanakan di Polda Sumatera Selatan (Sumsel).
Di hadapan orang tua atau wali calon anggota yang hadir, Kapolres Muba, AKBP Andes Purwanti SE MM, memperkenalkan diri bahwasanya ia baru melaksanakan tugas di Polres Muba.
Dalam sambutannya, Kapolres mengucapkan terimah kasih kepada orang atau wali dari calon anggota Polri yang sempat hadir dalam kegiatan ini, dan menjelaskan bahwa Polri perlu dukungan dari semua pihak untuk menjadikan rekrutmen anggota Polri ini bebas dari pungutan liar ataupun KKN.
“Berilah support dan semangat kepada anak-anak yang sedang menjalani seleksi saat ini, dan mengingatkan orang tua atau wali jangan pernah percaya kepada calo ataupun orang yang menawarkan bisa menjadikan anggota Polri,” ungkapnya.
Lebih lanjut Kapolres membacakan amanat Kapolda Sumsel yang harus diketahui oleh orang tua/wali dan juga masyarakat lainnya. Bahwa selama proses seleksi penerimaan anggota Polri ini, tidak ada sedikitpun pungutan maupun upaya KKN dalam seleksi tersebut.
“Saya yakinkan bahwa proses seleksi yang akan kita selenggarakan pada tahun ini dan tahun yang akan datang, saya nyatakan bebas dari pungutan-pungutan liar baik yang dilakukan oknum Polri ataupun ASN Polri. Begitu juga oleh unsur external yang dilibatkan dalam seleksi ini,” ungkapnya.
Dilakukannya tanpa pungutan guna mewujudkan prinsif penerimaan yang bersih, transparan, akuntabel, humanis dan Clear and Clean. Di bawah pimpinannya, Kapolres akan memberi tindakan tegas kepada oknum/calo dan unsur lainnya yang coba-coba berani bermain dalam seleksi ini.
“Apabila ada indikasi terjadinya KKN, silakan lapor ke nomor 0858-38556236 atau langsung ke posko monitoring rekrutmen Polda Sumsel,” jelasnya.
Di tempat terpisah, seluruh calon anggota Polri melaksanakan penandatanganan Fakta Integritas penerimaan terpadu anggota Polri TA 2018 yang digelar di Lapangan Pakri Palembang. (Editor Jon Heri)








