Home HL Berusaha Kabur, Spesialis Bobol Rumah Kosong Keok Ditembak Polisi

Berusaha Kabur, Spesialis Bobol Rumah Kosong Keok Ditembak Polisi

127
0

Laporan Meyda Sari

PALEMBANG, Jodanews – Tersangka spesialis bobol rumah kosong berhasil diringkus polisi. Tersangka diketahui bernama Firdaus alias Ayyub (33). Tersangka pun terpaksa di lumpuhkan dengan timah panas lantaran mencoba kabur saat hendak ditangkap petugas Unit Tekab 134 Polresta Palembang, Rabu (13/12/2017).

Penangkapan pelaku saat tengah berada di kawasan Makrayu Kecamatan Bukit Kecil, Palembang. Selasa (12/12/2017), sekitar pukul 18.00 Wib. Penangkapan tersangka Sempat menjadi heboh dan jadi tontonan warga sekitar karena saat penangkapan terjadi kejar-kejaran antara pelaku yang hendak kabur masuk rawa-rawa dan bersembunyi dirumah panggung warga.

Informasi yang dihimpun, tersangka ini merupakan target operasi (OT), yang sudah lama diincar petugas. Berawal dengan adanya laporan korban M Romli (58) warga Jalan Lebak Keranji Kelurahan Bukit Lama Palembang, pada 27 April 2017. dimana saat itu korban melaporkan aksi Ayyub di Polsek IB I, Palembang karena sudah melakukan pencurian di rumahnya.

Dimana saat melakukan aksinya, Ayyub beraksi dengan temannya. Dan masuk ke rumah korban dengan merusak jendela dan mencongkel pintu belakang. Setelah berhasil masuk ke dalam Ayyub pun menggondol 1 unit TV merk Sharp 50 Inch milik korban yang saat itu berada di ruang atas.

” Pelaku memang merupakan target kita yang sudah diincar. Karena hendak kabur dan melawan petugas, saat akan ditangkap, dan pelaku pun terpaksa kita hadiahi timah panas,” Ungkap Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono melalui, Kasat Reskrim Kompol Yon Edi Winara.

Selain mengamankan pelaku, lanjut Yon, anggotanya juga mengamankan barang bukti berupa, 1 (satu) buah Televisi LCD 50 inch Merk Sharp, yang saat itu sudah dijualnya. “Tersangka akan dijerat dengan  pasal 363 KHUP, tentang percurian dengan pemberatan, dengan ancaman kurungan penjara diatas 7 tahun,” tegas Yon.

Sementara itu, Ayyub mengaku dirinya nekat melakukan aksi kejahatan, lantaran tidak ada pekerjaan tetap. ” Saya terpaksa pak melakukan aksi ini karena saya tidak ada uang dan pekerjaan untuk menghidupi keluarga,” katanya.   (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here