Home HL Tiga Tersangka Perampokan Sadis Toke Kopi di Pagaralam Berhasil Diringkus Polisi

Tiga Tersangka Perampokan Sadis Toke Kopi di Pagaralam Berhasil Diringkus Polisi

156
0
#Ketiga Pelaku Tidak mangakui Telah Tembak korban Hingga Tewas
Laporan Meyda Sari
PALEMBANG, Jodanews  – Setelah sekian lamanya melakukan penyelidikan terhadap tersangka perampokan disertai pembunuhan, terhadap korban Darul Kutni, akhirnya berhasil diamankan tim gabungan dari Ditreskrimum Polda Sumsel dan Satrekrim Polres Pagaralam. Ketiga pelaku ini pun masih tidak mengakui telah menembak korban hingga tewas.
Meski sudah ditangkap dan diamankan di Mapolda Sumsel, bahkan di gelar langsung, berikut barang buktinya, namun, ketiga tersangka yakni Eko Rotasi (30), Misgianto alias Blewong (33) dan Gusti alias Komeng (35), masih tidak mau mengaku. Ketiganya hanya mengaku bila mereka hanya mengancam korban saja saat melakukan aksi perampokan. Sedangkan yang menembak korban adalah teman mereka yang lainnya.
“Kami hanya mengancam korbannya pak, yang menembak itu yang lain,” jawab Eko saat ditanya Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Kamis (9/11/2017).
Usai melakukan perampokan terhadap korban, barulah hasil rampokan mereka dibagi rata setelah mendapatkan bagian masing-masing barulah kabur. Setelah uang habis, mereka kembali berkumpul untuk melakukan aksi perampokan kembali. Dari enam pelaku perampokan sadis di Pagaralam dan tiga tersangka sudah berhasil ditangkap dilokasi yang berbeda. Ternyata, komplotan ini tidak hanya beraksi di Sumsel saja akan tetapi juga beraksi di Lampung, Bengkulu dan Jambi.
Ketiiga tersangka yakni Eko diamankan dirumahnya di Jalan Tebat Serai Kelurahan Kota Medan Kabupaten Manna Bengkulu Selatan, Misgianto alias Blewong (33) di Bangku Jambi dan Gusti alias Komeng di Desa Lubuk Seburuk Kecamatan Lempuing. Ketiganya harus menerima hadiah timah panas petugas, karena lantaran berusaha melawan petugas ketika akan ditangkap. Para tersangka ini, ditangkap tim gabungan dari Ditreskrimum Polda Sumsel dan Satres Polres Pagaralam dari hasil penyelidikan yang dilakukan terhadap.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain didampingi Wakapolda Brigjen Pol Bimo dan Kapolres Pagaralam AKBP Dwi Hartono menuturkan, tim gabungan dari Ditreskrimum Polda Sumsel dan Sat Reskrim Polres Pagaralam pertama kali menangkap tersangka Eko Riyadi di kediamannya.  Dari penangkapan Eko, itulah dilakukan pengembangan dan pada Rabu (1/11/2017), berhasil menangkap tersangka Misgianto alias Blewong yang juga di kediamannya. Selanjutnya Pengembangan kembali dilakukan dan akhirnya Gusti Komang juga ditangkap di kediamannya.
“Saya sudah sangat geram sekali dengan tinhgkah para pelaku seperti ini. Ketika ditangkap, mereka ini saling melempar dan tidak ada yang mau mengaku siapa yang mengeksekusi korban. Mereka ini perbuatannya terbilang sadis, bila korbannya melawan maka mereka langsung menembaknya. Jadi, saya beri waktu satu bulan untuk menangkap empat pelaku yang masih DPO,” ujar Irjen Zulkarnain.
Komplotan perampok sadis ini, memang tidak segan-segan membunuh para korbannya saat korban melawan. Setelah membunuh korbannya, komplotan ini langsung menguras harta benda milik korban. Dengan berbagai alat seperti senpi rakitan, sajam dan alat lain komplotan ini melakukan aksinya dengan sadis.
Komplotan ini tidak hanya kerap beraksi di Sumsel, tetapi juga sering melakukan aksinya di provinsi Lampung, Bengkulu dan Jambi. Karena, setidaknya ada 12 lokasi perampokan di Sumsel, satu di Bengkulu, nenam di Lampung dan dua di Jambi.
“Sekarang masih ada empat pelaku yang buron. Saya himbau, lebih baik menyerahkan diri bila tidak mau akan kami lakukan tindakan tegas. Atas perbuatannya ketiga tersangka dijerat dengan pasal 365 KUHP, dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here