Home HL Drs Widodo : 2018, Sumsel Tidak Ada Lagi Penumpukan Guru

Drs Widodo : 2018, Sumsel Tidak Ada Lagi Penumpukan Guru

188
0

Laporan Hasan Basri

PALEMBANG, Jodanews – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), terus mempercepat terwujudnya pendidikan yang merata dan berkualitas. Caranya dengan program dan kebijakan yang menjadi sasaran prioritas nasional. Langkah Mendikbud untuk merotasikan  para guru tak lain  untuk pemerataan kualitas pendidikan, sehingga sejalan dengan kebijakan sistem zonasi sekolah. Kemendikbud mengeluarkan regulasi baru ini terkait upaya dalam melakukan pemerataan guru. Yakni salah satunya pada kebijakan baru tersebut guru bisa mengajar di sekolah yang zonasi dengan kediaman atau rumah guru tersebut.

“Jadi, guru bisa mutasi ke sekolah yang berdekatan dengan rumah, dengan catatan sekolah tersebut sedang mengalami kekurangan guru,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Drs Widodo MPd, Kamis (16/11).

Lanjutnya, regulasi baru lainnya terkait upaya dalam pemerataan guru yakni guru sudah bisa dilakukan mutasi tidak harus menunggu masa pengabdian lima tahun. “Dua tahun mengabdi pun sudah bisa dimutasi, untuk memenuhi kebutuhan tenaga pengajar di tempat yang membutuhkan,” ungkapnya.

Menurutnya, kebijakan tersebut diharapkan bisa meminimalisir penumpukan guru di sekolah tertentu dan ditargetkan 2018 khusus SMA/SMK di Sumsel sudah menuntaskan persoalan pemerataan guru. “Jadi, 2018 nanti tidak ada lagi penumpukan guru SMA/SMK di Sumsel, “Zonasi ini efeknya luas dari pemerataan guru, siswa, sarana dan prasarana, serta pemberian bantuan dari pemerintah terhadap sekolah akan tepat sasaran kita berharap dengan adanya pemerataan penempatan guru ini mutu pendidikan di Sumsel akan lebih baik lagi,” harapnya (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here