Laporan Abiyasa/Kodim 0734
JODANEWS,- Yogyakarta- Mahasiswa sebagai kader Public Relations di masa depan harus memiliki wawasan kebangsaan yang mendalam dan terampil dalam membangun opini serta mampu bersaing di tingkat Internasional demi kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dalam rangka memberikan wawasan Kebangsaan dan Kebhinekaan Tunggal Ika kepada mahasiswa Jawa Barat yang sedang melaksanakan perkuliahan di Jogja. Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dispora) Kota Yogyakarata.
Pada kesempatan tersebut Komandan Kodim 0734/Yogyakarta, Letkol Inf Rudi Firmansyah, S.E., M.M. memberikan kuliah umum tentang cara pandang atau pemahaman tentang Pemantapan Rasa Nasionalisme dalam kebangsaan dan aktualisasi nilai-nilai dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara.
“Generasi Emas dan Next leader adalah adik mahasiswa saat ini yang dihitung mulai dari sekarang, sebab pada tahun 2045 nanti, para mahasiswa dan mahasiswi adalah calon kepemimpinan nasional dan mahasiswa yang banyak berprestasi dari perubahan sosial,” kata Dandim di hadapan seluruh perkumpulan mahasiswa Jawa Barat, di Arama Kujang, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta.
Menurut Dandim Letkol Inf Rudi Firmansyah, negara maju membutuhkan karakter kecerdasan dan tanggung jawab serta berwawasan luas yang beratika.
“Untuk itu, mahasiswa kini dengan bonus demografi atau bencana demografi, haruslah dapat dikelola diri sendiri dengan baik, pada usia produktif isilah kegiatan dengan baik, jangan menjadi jadi sampah masyarakat,” tegasnya.
Disisi lain, Dandim 0734/Yogyakarta menambahkan bahwa Pancasila sebagai dasar negara sudah final, siapapun tidak boleh merubahnya. “Nilai-nilai sila pada Pancasila, apabila kita lakukan dengan konsisten dan benar maka apa yang menjadi tujuan nasional yaitu mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia pasti tercapai,” ungkapnya.
“Itulah yang harus tetap kita jaga dan bina. Kuncinya adalah Pancasila sebagai dasar negara sekaligus ideologi bangsa Indonesia, karena Pancasila dirumuskan dengan nilai-nilai Ketuhanan yang sudah disepakati oleh para pemuka agama pada awal kemerdekaan,” ujar Dandim Jogjakarta. Minggu (19/11) siang.(rell)








