Home HL Tiga Pelaku Kawanan Begal Sadis Berhasil Diringkus Polisi Ditempat Berbeda

Tiga Pelaku Kawanan Begal Sadis Berhasil Diringkus Polisi Ditempat Berbeda

217
0

Laporan Meyda Sari

PALEMBANG, Jodanews  – Setelah mendapat laporan dari korban Septiadi (15) pelajar sekolah menengah pertama (SMP) yang sudah menjadi korban pembegalan hingga mengalami luka bacok disekujur tubuhnya, Minggu (24/9/2017) sekitar pukul 05.00 WIB, dijalan Letda A. Rozak Kelurahan Kalidoni Kecamatan Kalidoni Palembang.

Akhirnya, petugas dari Unit Ranmor Polresta Palembang berhasil menangkap ketiga pelaku begal yang ternyata semuanya masih anak dibawah umur, dua diantaranya masih berstatus pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Swasta yang ada di kota Palembang.

Ketiga pelaku yakni, RK (16) warga yang tercatat tinggal di Cendana Perum Kecamatan Sako, SS (16) dan Ari (17) keduanya merupakan warga jalan Sapta Marga Lorong Pinang Kecamatan Kalidoni Palembang.

Petugas berhasil menangkap ketiganya ditempat berbeda, pelaku RK ditangkap dikediamannya, sedangkan pelaku SS ditangkap saat sedang bermain warnet, dan pelaku Ari (17) ditangkap didepan Indomaret tak jauh dari pelaku SS ditangkap dengam barang bukti senjata tajam (sajam) jenis pedang yang digunakan pelaku.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit Ranmor Iptu Mardanus membenarkan kalau pihaknya telah berhasil menangkap ketiga pelaku yang telah melakukan aksi begal dijalan Letda A. Rozak Kelurahan Kalidoni Kecamatan Kalidoni Palembang pada Minggu (24/9/2017)

” Ya, kita telah berhasil menangkap ketiga tersangka yakni RK, SS, Ari ditempat yang berbeda, ketiga tersangka ini semuanya masih dibawah umur bahkan masih ada yang sekolah.”ujarnya, Selasa (3/10/2017) sore.

Lanjutnya, ketiga tersangka ini ditangkap adanya laporan dari korbannya yang membuat laporan di Mapolresta Palembang karena telah dibegal oleh ketiga tersangka, adanya dasar laporan tersebut. Masih dikatakannya, pihaknya pun langsung melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil mengamankan ketiga tersangka yang masih dibawah umur ini.

“Selain mengamankan ketiganya, kita juga mengamankan sajam yang digunakan oleh para tersangka untuk melancarkan aksinya,” jelasnya.

Saat ini, sambungnya. Ketiga tersangka sudah berada di Mapolresta Palembang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, ” Dan atas perbuatanya. Ketiganya akan kita jerat dengan pasal 365 dengan hukuman pidana diatas 5 tahun pidana,” tegasnya.

Sementara, tersangka RK, Berkilah kalau dirinya dan temannya dikatakan sebagai pelaku begal. ” Kami tidak membegal Pak, kami ini suporter bola,” katanya.

Ia menceritakan, sebelum kejadian. Dirinya bersama kedua temannya sedang bermain warnet, kemudian mendapat kabar akan diserang oleh orang, mendapatkan kabar tersebut dirinya pun pulang kerumahnya mengambil pedang untuk bersiap-siap ketika diserang, tak lama berselang, korban pun melintas bersama temannya dengan menggunakan sepeda motor.

” Kami lagi duduk, kemudian salah satu dari teman dia (Septiadi) ada yang menghina kami dengan kata-kata anjing. Dan langsung saja kami kejar dengan menggunakan sepeda motor,” jelasnya.

Sambungnya. Ketika berhasil mengejar korban, dirinya pun langsung membacok korban dengan membabi buta, ” Saya Pak, yang membacok. Kami tidak mencuri sepeda motornya Pak. Saat itu Motornya kami letakan didepan warnet Vitkom itulah memang kuncinya tidak kami cabut,” aku salah satu pelajar SMK ini.

Hal senada juga diungkapkan oleh tersangka SS yang mengaku Kalau dirinya memang hendak diserang oleh yang tak dikenal. ” tugas saya hanya sebagai joki Pak, saya tidak membacoknya dan melukai korban,” singkat salah satu SMK Swasta di Palembang ini.

Sebelumnya, Septiadi Pernanda (15) warga yang tercatat tinggal dijalan Baling V Kelurahan Sialang Kecamatan Sako Palembang salah satu siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di kota Palembang. Harus kehilangan sepeda motor kesayangannya Honda BG 4866 ABI setelah dirampas oleh kawanan pelaku begal saat melintas dijalan Letda Abdul Rozak Kecamatan Kalidoni Palembang, pada Minggu (24/9/2017) sekitar pukul 05.00 WIB.

Tak hanya kehilangan sepeda motor kesayangannya saja, dirinya pun juga harus mengalami luka di bagian kepala, dan kehilangan jari telunjuk tangan kiri serta jari tengah tangan kanan setelah ditebas oleh kawana pelaku begal dengan menggunakan senjata tajam (Sajam) jenis pedang.

Tak terima dengan apa yang telah dialaminya, Septiadi (korban,red) didampingi orangtuanya Rusman (58) pun mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Selasa (26/9) sekitar pukul 09.00 WIB. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here