Laporan Meyda Sari
PALEMBANG, Jodanews – Kecelakaan jalan kembali terjadi, kali ini Sebuah truk kontainer B 9518 WX yang membawa peti kemas, mengalami kecelakaan, di Simpang 4 Lampu Merah, Jalan Demang Lebar Daun, depan Dunkin Donuts, Kecamatan Ilir Timur I Palembang. Selasa (10/10/2017)
Peti kemas yang dibawa truk kontainer terlepas akibat menyakut di steellbok LRT, yang kemudian menimpa pengendara sepeda motor Yamaha Mio BG 2755 WB warna hitam merah, hingga mengalami ringsek parah bagian depannya.
Korban sendiri diketahui bernama Abi Saputra (18) yang merupakan pengendara motor Yamaha Mio, korban ini adalah salah satu mahasiswa Unsri Indralaya jurusan hukum, yang saat kejadian korban sedang berboncengan dengan temannya. Temannya pun nyaris tertimpa peti kemas tersebut.
Namun, beruntungnya kedua korbannya berhasil menyelamatkan diri, dari jatuhnya peti kemas. Korban hanya mengalami luka-luka memar dan lecet. Korban pun langsung dibawa warga ke Rumab Sakit Siti Khadijah Palembang. Guna mendapatkan pertolongan medis.
Dari pantauan dilapangan, memang terlihat posisi steellbok LRT tepat berada di tengah median jalan. Rencananya posisinya akan dipasang diatas jalur LRT, jelas in memang menganggu dan mempersempit arus lalu lintas di kawasan Simpang 4 Lampu Merah Demang Lebar Daun yang disaat jam sibuk kerja.
Semenjak adanya steellbok LRT, yang memakan badan jalan, akibatnya arus lalu lintas terlihat memang padat merayap, bahkan memperparah kemacetan arus lalu lintas, hingga terpaksa pengendara sepeda motor maupun mobil harus mengulur pajang setiap harinya.
Dari keterangan Febriansyah (27) selaku sopir container siang itu awalnya ia datang dari arah kawasan Rumah Sakit Siti Khadijah tengah melaju ke Simpang Polda. Namun, saat dilokasi kejadian, posisi jalan yang sempit, dan disamping kiri ada mobil pribadi hendak mendahului, ia pun langsung membanting setir ke kanan. Ketika bating setir itulah ternyata buntut truknya menyangkut dibesi LRT, hingga terlepas, sampai menimpa sepeda motor.
” Dari Indralaya pak, mau ke Boombaru, mobil ini membawa sabun seperti merek Wings, So Clean dan banyak lagi punya PT Pandawa Lima disana 5. Masih dikatakannya Bukan tidak kelihatan, jadi besi LRT itu agak ketengah, waktu ada mobil nyalip saya menghindar ke kanan, itulah nyangkut,” ungkap warga Jalan Talang Keramat, Lorong Kebun Jeruk, Banyuasin.
Masih dikatakannya, posisi peti kemas yang kena besi itu tercabut, memang posisi saat kejadian terkuncinnya lock. Setidaknya dirinya mengatakan sudah 7 tahun jadi sopir, dan kalau membawa peti kemas itu sudah 5 tahun, namun baru sekali ini mendapatkan kejadian yang tak di inginkan terjadi.
” Sekali antar barang dapat uang Rp 500 ribu disitu semua uang jalan. Saya tidak pernah ngebut pak. Saya bawanya pelan paling 25 km/jam mana jalannya juga nanjak dan macet. Ini juga kosong peti kemasnya, biasanya muatan isi sampai 21 ton itu khusus sabun cuci, ini baru mau ambil barang,” bebernya,
Sementara,Kasat lantas Polresta Palembang Kompol Yudha Widyatama SIK didampingi Kanit Laka Iptu Merry Agustina melalui Iptu Suwandi Kanit Patroli Polresta Palembang, menegaskan pihaknya telah menangani terhadap kejadian itu.
” ada 2 orang korban yakni pengedara sepeda motor dan korban mengalami luka-luka, dan sudah dibawa ke rumah sakit Siti Khadijah. Menurut keterangan Pengendara ini dia tidak melihat adanya steel boks LRT, ini kelalian, jadi bagian atasnya kena steel boks akhirnya terlepas. Untuk truk sudah diamankan di poslaka 902 Polygon. (Editor Jon Heri)








