Home HL Ditembak Kening, Tukang Jahit Meregang Nyawa

Ditembak Kening, Tukang Jahit Meregang Nyawa

143
0

Laporan Meyda Sari

JODANEWS,- PALEMBANG –Pegawai tukang jahit bernama Tarmizi (38) warga Jalan Sparman Lorong Anugerah Rt 29 RW 006 Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarame, Palembang, tewas akibat luka tembak di kening, Minggu (17/9/2017) malam.

Menurut keterangan yang dihimpun, korban tertembak di Lorong Nangka, Jalan Angkatan 66, Palembang. Kemudian korban pun sempat diantar ke Rumah Sakit Umum, namun nyawa-nya korban sudah tidak tertolong lagi. Kini jasad korban sudah dipindahkan ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

“Saya kurang tahu juga masalahnya. Kakak saya itu sehari-hari hanya berprofesi sebagai tukang jahit di Angkatan 66,” ucap Irawan (35), yang merupakan adik ipar korban.

Irawan menjelaskan, setahu dirinya kalau sehari-harinya kakak ipar itu tidak ada persoalan atau musuh, dia bagus-bagus saja. Dirinya sendiri juga kaget ketika mendapat kabar kalau Tarmizi tewas akibat luka tembak.

“Saya dapat kabar dari kakak,” ucapnya.

Sementara itu, Dokter Forensik RS Bhayangkara Kompol Mansuri mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan luar, hasilnya terdapat luka tembak di bagian kepala tepatnya di kening korban.

“Kita hanya memeriksa dari luar saja serta di ronsen, hal ini atas permintaan pihak keluarga, kita duga itu luka tembak,”tukasnya.

Sementara Kabid Humas Polda Sumsel, AKBP Selamat Widodo, menjelaskan memang benar semalam ada korban penembakan atas nama Tarmizi. Kejadian itu terjadi pada Minggu (17/9/2017), sekitar pukul 23.45 Wib.
Untuk sementara kasus penembakan ini masih dalam penyelidikan, pelaku kita belum tau. Namun saat ini pihak kepolisian masih mengumpulkan bukti-bukti berupa rekama. CCTV, ataupun mobil yang mengantar korban tersebut.

Nanti seandainya ada informasi tetap akan kita sampaikan. Jadi, sekarang kita belum tau, karena hasil dari labfor belum keluar. Menurut keterangan dari saksi-saksi memang ada korban, tetapi kalau untuk prosesnya kita masih menunggu. “Kita belum tau pelakunya, Karena sementara kita mengumpulkan barang bukti yang ada, Baik itu CCTV, atapun data mobil ataupun hasil dari laboratorium forensik, “terangnya.

Disinggung terkait barang bukti mobil hitam yang mengantarkan korban, Widodo mengatakan, sementara mobil yang digunakan itu diduga mobil xenia. Karena pihaknya belum mengecek baru platnya saja yang tau. “Ya nanti kalau sudah tahu kita akan melacak dimana keberadaan, “ungkapnya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here