Laporan Hasan Basri
JODANEWS,- PALEMBANG, Untuk menjadi sekolah unggulan dan menciptakan lingkungan sekolah yang sehat telah dilakukan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 17 Palembang, terbukti SMPN 17 Palembang berhasil meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri. Rencananya penghargaan tersebut langsung diberikan Presiden Jokowi di Istana Negara Jakarta, hari ini (2/8).
Kepala SMPN 17 Palembang Mismayuti MPd mengaku, Informasi terpilihnya sekolah Adiwiyata Mandiri baru diketahui satu minggu yang lalu dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Palembang. Di Sumsel, setidaknya ada 6 sekolah yang diusulkan dalam mendapatkan penghargaan tertinggi di bidang lingkungan sekolah tersebut. “Waktu itu ada enam sekolah yang diusulkan dari Kota Palembang yakni SMPN 17 Palembang, SMPN 9, SMPN 10, SMKN 6, SMAN 6 dan SMAN 8 . Alhamdulillah sekolah kita lolos verifikasi dan berhasil menyabet Adiwiyata Mandiri,” kata Mismayuti saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (01/08).
Dia mengaku, seleksi penghargaan Adiwiyata Mandiri dinilai lebih selektif. Sejak empat lalu, sekolah di Jalan Padang Selasa Bukti Besar ini melakukan pembinaan kepada 13 sekolah dan saat ini berhasil meraih penghargaan Adiwiyata baik tingkat kota hingga nasional. Adapun sekolah yang dibina tersebut yakni MIN 2, MTs 2, MAN 2 SMKN 3 (Adiwiyata Nasional), kemudian SDN 2, SDN 21, SD Az Zahra, SD Izzuddin, SD Bina Ilmi, SMPN 45 dan SMKN 1 (Adiwiyata Provinsi) serta SMPN 11 dan SMPN 22 (Adiwiyata Kota).
“Kita sudah sejak tahun 2013 juga kali mengikuti seleksi Adiwiyata Mandiri, namun baru tahun ini berhasil. Untuk menjadi sekolah yang terbaik, pihaknya telah membuat program, yaitu operasi semut setia hari Sabtu. Setiap siswa dibentuk kelompok kerja (pokja) dengan wilayah kebersihan yang sudah ditentukan seperti green house, bank sampah, apotek hidup dan lainnya. “Seluruh warga sekolah diwajibkan mengambil sampah hingga radius 100 meter. Kami memang menanamkan karakter cinta lingkungan sejak sebelum hingga selesai belajar. Kami juga sudah memberdayakan pengomposan cair dan kolam resapan dari air hujan, di dalam kolam itu ada ikan patin, gurami dan lainnya,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Adiwiyata SMPN 17 Palembang, Bayumi Syukri menambahkan, pembinaan kepada 13 sekolah difokuskan pada empat komponen seperti kebijakan sekolah bidang lingkungan yanf dilihat dari RKA dan RKS, kurikulum berbasis kurikulum berbasis ligkungan, partisipasi warga siswa yang dilihat dari kegiatan ekskul serta sarana prasarana. “Alhamdulillah seluruh sekolah binaan berhasil menyabet Adiwiyata semua berkat keempat komponen tersebut menjadi komponen kami dalam membina,” pungkasnya (Editor Jon Heri)
.








