Home HL Lomba Parade Cinta Tanah Air, Hapuskan Paham Radikalisme Para Pelajar

Lomba Parade Cinta Tanah Air, Hapuskan Paham Radikalisme Para Pelajar

130
0

Laporan Hasan Basri

JODANEWS,- PALEMBANG, Untuk mengatasi pengaruh radikal terorisme dan pengaruh negatif media serta bahaya narkoba Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel menggelar lomba yang bertema semangat bela negara generasi muda. Kegiatan ini diikuti Sebanyak 35 SMA/SMK perwakilan kabupaten/kota di Sumsel, mereka bersaing di perlombaan diskusi mahasiswa dan pelajar SMA/SMK sederajat provinsi Sumsel 2017.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) provinsi Sumsel Drs Widodo MPd melalui Kabid SMA provinsi Sumsel Bony Syafrizal mengatakan kegiatan ini adalah lomba parade cinta tanah air, yang mana pihaknya sudah bekerjasama Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. “Tujuan kita ingin menjadikan para remaja tidak ikut dalam radikalisme dan isu yang menjerumuskan para pelajar maupun mahasiswa,” katanya Saat ditemui usai membuka kegiatan di hotel Centro Rabu (19/7),
Mengenai peserta, pihaknya sudah menyeleksi di tiap kabupaten/kota. Dan akhirnya kita mendapatkan dari 17 kabupaten/kota sekitar 35 SMA/SMK dengan rincian, 70 pelajar dan 1 pendamping guru. “Kita juga ikut melibatkan juri dari Kodam, Disdik Sumsel serta pihak dosen Perguruan Tinggi (PT) Unsri,” jelasnya.
Upaya ini juga biar para pelajar bisa mendapatkan, apa yang mereka dengar baik di media sosial maupun informasi radikalisme, tentu saja mereka akan melakukan pembahasan forum dan isu dan parade cinta tanah air ini. “Ya, kita berharap mereka memiliki jiwa berkarakter baik. Jangan sampai generasi muda ini terpengah dengan media sosial dan isu konflik yang marak beredar,” ungkapnya.
Pihak Disdik berharap agar mereka menumbuhkan minat membaca media dan menyenangkan, dan menghindari hal-hal negatif yang harus dihindari. “Peran orang tua, harus harus selektif dan kita juga himbau baik keluarga maupun semua elemen masyarakat ikut serta mengawasi para generasi muda ini,” paparnya.
Sementara itu, Kementerian pertahanan Republik Indonesia Kolonel Inf Jefri Buang mengatakan agenda seperti ini sudah dijalani dalam beberapa tahun lalu. Dengan tema sesuai trend Topic yang sekarang marak beredar, tentu ini akan dikaitkan dengan pemahaman dari generasi muda. “Kita tahu, situasi radikalisme, terorisme, lalu bahaya media sosial dan bahaya narkoba. Sudah banyak beredar di kalangan pelajar maupun mahasiswa. Dengan agenda lomba ini, kita mau anak-anak ini memberikan contoh kepada teman maupun masyarakat di sekitarnya bahwa paham negatuf seperti itu jangan diikuti,” katanya.
Selain itu, agenda seperti ini bisa mempererat antar bangsa. Sekarang masyarakat sudah banyak mendengar bahwa remaja sudah banyak memasuki dunia haram tersebut, makanya kita akan memberikan sebuah pengarahan kalau narkoba itu bahaya bukan ajang coba-coba, melainkan ajang cara memberantasnya. “Ya, bagi pelajar yang masuk kategori juara 1 perwakilan baik dari SMA dan SMK di Sumsel, tentu kita akan melakukan pembinaan dan memberikan sebuah pembelajaran dalam lomba parade ditingkat Nasional mendatang, sebab mereka yang terpilih ini akan bersaing ditingkat Nasional nantinya.” pungkasnya (Editor Elan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here