Laporan Abiaysa / Penrem 044/Gapo
PALEMBANG, Jodanews – Komandan Satuan tugas (Dansatgas) penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) wilayah Provinsi Sumsel, Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo, S.IP melaksanakan rapat koordinasi (Rakor) bersama semua pihak terkait yang dihadiri oleh Gubernur Sumsel Alex Noerdin bertempat di Griya Agung Palembang, membahas serta mengkoordinasikan tentang kesiapan tugas tanggungjawab dari masing-masing Satker, Selasa (30/5/2017).
Usai rapat, Dansatgas Karhutla wilayah Sumsel Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo, S.IP. mengatakan ada beberapa pembahasan yang dibahas pada rapat koordinasi kali ini diantaranya pertama pembahasan tentang mensinergikan dan mengintegrasikan sistem yang ada di dalam pemerintahan daerah maupun di tingkat Provinsi. Kedua mengeksploitasi yang bisa dimanfaatkan dalam program yang sudah diselenggarakan yaitu seperti TRG dan program yang ada melalui program Karhutla agar lebih fokus. Dan yang ketiga mensinergiskan sistem komunikasi dari mulai yang paling didepan sampai yang paling belakang utamanya menggabungkan sesama kegiatan produk tahun 2016-2017 jadi satu komando pengendalian.
“Jadi hari ini kita menerima masukan serta menguatkan program yang sudah ada sebagai antisipasi kedepan, sehingga bisa berdampak kepada semua bidang,” katanya.
Lebih lanjut dia menyampaikan evaluasi pada tahun 2016 dan 2017 Sumatera Selatan masih memimiliki intensitas hujan yang tinggi. Namun kita tetap mengacu dalam persiapan penanggulangan Karhutla di wilayah Sumsel kejadian pada tahun 2015. Kemudian pada 2017 yang dilakukan menurut Kunto adalah memaksimalkan kembali ditahapan pencegahan hingga kelapisan paling bawah, memberikan pemahaman mengenai tidak membakar lahan.
“Kita lebih fokus ketahap pemberian pemahaman ditahap sebelum kemarau, nanti pada saat kemarau lebih kepada pendekatan patroli“, urainya. (Editor Jon Heri)









