Laporan Iman Santoso
LUBUK LINGGAU, Jodanews – Forum Komunikasi Purnawirawan Putra Putri TNI dan Polri (FKPPI) di wilayah kabupaten Musi Rawas (Mura), Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) resmi diaktifkan kembali oleh Ketua PD VI Sumsel, H Muzakir Sai Sohar bertempat di Hotel Smart Kota Lubuk Linggau, Kamis (9/7/2-17).
Turut hadir Wali kota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe, Wakil Bupati Mura Hj Suwarti, Bupati Muratara H Syarif Hidayat serta Dandim 0406 Lubuklinggau Mura dan Muratara, Letkol Inf M Thohir serta tamu undangan lainnya.
Ketua PD VI FKPPI Sumsel yang juga Bupati Muara Enim, H Muzakir Sai Sohar dalam sambutannya mengatakan, Diaktifkannya kembali FKPPI di tiga wilayah ini diharapkan bisa membantu mensukseskan program pemerintah. Karena FKPPI merupakan bagian dari masyarakat dan harus hadir ditengah masyarakat.
“Anggota FKPPI harus hadir ditengah masyarakat, jika tidak bermasyarakat untuk apa organisasi ini di bentuk, karena itu FKPPI harus berpilah bagaimana berbuat dan bertindak supaya bisa di kenal masyarakat secara luas,” katanya.
Dikatakan Muzakir, Nanti secara otomatis organisasi ini harus membantu pemerintah, baik itu diminta maupun tidak diminta, maka semua anggota harus siap. Ia mencontohkan ketiga suatu daerah kena bencana maka wajib anggota turun membantu.
“Misalkan musim penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) , harus cepat tanggap, harus turun kemasyarakat, minimal bantu foging, jangan hanya menunggu saja,” Jelasnya.
Selain itu dalam acara pelantikan ini, turut juga dilantik masing-masing pengurus cabang tingkat Kabupaten Mura, Kota Lubuklinggau dan Muratara.
“Pelantikan di tiga wilayah ini sengaja diserentakkan karena ada satu Dandim dan juga mengefisienkan waktu, ini juga yang pertama semenjak saya dilantik menjadi pengurus wilayah di Sumsel. Alasan lain juga karena tiga wilayah ini sudah siap secara kepengurusan,” Ungkapnya.
“Anggota FKPPI harus hadir ditengah masyarakat, jika tidak bermasyarakat untuk apa organisasi ini di bentuk, karena itu FKPPI harus berpilah bagaimana berbuat dan bertindak supaya bisa di kenal masyarakat secara luas,” katanya.
Dikatakan Muzakir, Nanti secara otomatis organisasi ini harus membantu pemerintah, baik itu diminta maupun tidak diminta, maka semua anggota harus siap. Ia mencontohkan ketiga suatu daerah kena bencana maka wajib anggota turun membantu.
“Misalkan musim penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) , harus cepat tanggap, harus turun kemasyarakat, minimal bantu foging, jangan hanya menunggu saja,” Jelasnya.
Selain itu dalam acara pelantikan ini, turut juga dilantik masing-masing pengurus cabang tingkat Kabupaten Mura, Kota Lubuklinggau dan Muratara.
“Pelantikan di tiga wilayah ini sengaja diserentakkan karena ada satu Dandim dan juga mengefisienkan waktu, ini juga yang pertama semenjak saya dilantik menjadi pengurus wilayah di Sumsel. Alasan lain juga karena tiga wilayah ini sudah siap secara kepengurusan,” Ungkapnya.
Menurutnya, alasan saya fakum selama ini, bukannya karena fakum tidak bergerak, namun karena kondisi semenjak zaman reformasi adanya pemisahan antara TNI dan Polri, tapi setelah dilakukan pembahasan akhirnya FKPPI yang dahulu aktif di munculkan kembali.
Dia juga menerangkan jika pengurus FKPPI merupakan organisasi yang istimewa berbeda dengan organisasi lainya. Karena semua pengurusnya adalah bagian dari TNI dan Polri.
“Setiap anak dari TNI dan Polri adalah bisa menjadi pengurusnya, Sementara orang umum tidak bisa masuk. Anggota FKPPI juga bisa di mana-mana, tapi jangan sampai juga ke mana-kemana,” Ujarnya.( Editor Jon Heri )
“Setiap anak dari TNI dan Polri adalah bisa menjadi pengurusnya, Sementara orang umum tidak bisa masuk. Anggota FKPPI juga bisa di mana-mana, tapi jangan sampai juga ke mana-kemana,” Ujarnya.( Editor Jon Heri )








