[quote]Cairkan Sertifikasi Guru dan Tingkatkan Pelayanan RSUD[/quote]

Adv/lili
LAHAT,Jodanews– Hasil reses anggota DPRD Lahat Dapil I prihatin akan tunjangan Sertifikasi guru yang hingga saat ini belum cair. Dalam rapat Paripurna DPRD Lahat yang dipimpin Ketua Herliansyah MHum kemarin, anggota Dapil I yang terdiri dari Tubagus Muhamad, Sri Marhaeni, Arry, Gaharu juga medesak agar Pemkab Lahat dapat memperbaiki kinerja RSUD Lahat menjadi lebih baik.

Juri bicara Dapil I Tubagus Muhamad As mengatakan, suatu desakan kepada pemerintah daerah untuk segera merealisasikan dana tunjangan sertifikasi guru (TPG) 2016 terhitung (Oktober, November dan Desember) yang sudah lama dinanti-nantikan oleh para guru yang hingga saat ini belum terealisasi, atau minimal memberikan penjelasan resmi.
“Guru harus diberi penjelasan mengenai penyebab keterlambatan tersebut, sehingga tidak menimbulkan keresahan di kalangan tenaga pendidik. Pemerintah tentu harus antisipasi jangan sampai kalangan tenaga pendidik atau guru ini kehilangan kesabaran,” ujarnya.
Ditambahkannya, saat ini anggota DPRD Lahat telah banyak menerima keluhan baik via S
MS maupun medsos tentang masalah tunjangan sertifikasi guru atau TPG memang kita sadari sudah sangat membantu guru dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru dalam menjalankan tugasnya.
“Tentu harapan kita semua dengan tunjangan ini para guru dapat lebih sungguh-sungguh dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik. Oleh karena itu sudah sewajarnya kami mendesak pemerintah untuk memprioritaskan hal ini,” imbuhnya.
Selain itu, kinerja dan pelayanan yang diberikan pihak RSUD Lahat harus segera ditingkatkan dan jangan sampai ada lagi kasus pasien yang dicueki hingga melahirkan sendiri. “Ini juga menjadi keprihatinan anggota DPRD Dapil I, Pemkab Lahat harua segera melakukan evaluasi agar peristiwa serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya.(editor: Elan)








