Home HL 227 Desa di Muba Terima Dana Desa 2016

227 Desa di Muba Terima Dana Desa 2016

125
0
Kabid PM dan TTG BPMPD Muba, Sahidi SPd MSi

Laporan: Cindra

Muba, jodanews – Penyaluran dana desa (DD) tahap pertama kepada pemerintah desa oleh Pemerintah Pusat sudah mulai dilaksanakan. Berdasarkanioiiow Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 21 Tahun 2016 tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa, Dana desa tahun 2016, turunan perbub No 15 tahun 2016 dan PTO  Tgl 1 april 2016.  diprioritaskan penggunaannya untuk membiayai pelaksanaan program dan kegiatan berskala lokal desa bidang Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat Desa. Hal itu disampaikan oleh kepala BPMPD kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui kabid PM dan TTG Sahidi SPd MSi saat dikonfirmasi beberapa media diruang kerjanya, kamis, (17/11).

Dana desa yang dikucurkan menurutnya berbeda setiap desa sesuai 4 indikator, yakni melihat dari jumlah penduduk dari desa masing-masing, tingkat kemiskinan, jarak lokasi dan geografis. “Untuk tahun 2016, desa yang menerima dana desa APBN sebanyak 227 desa dengan kisaran 143 milyar,” jelasnya.

Dana tersebut disalurkan secara bertahap oleh pemerintah melalui Rekening Kas Umum Negara (RKUN) kepada pemerintah daerah kabupaten/ kota melalui Rekening Kas Umum Daerah (RKUD). Kemudian pemerintah daerah kabupaten/ kota juga melakukan penyaluran kepada Desa melalui Rekening Kas Desa (RKD).

“Dana ditransfer melalui rekening desa oleh DPPKAD melalui bank yang ditunjuk dengan pencairan pertama 60% dan terakhir 40%,” ungkapnya

Dari total dana yang dikucurkan, 15% diantaranya untuk pelatihan pemberdayaan masyarakat desa meliputi pembangunan dan pemberdayan. Dalam pelatihan itu sendiri menggunakan narasumber
8 orang dari kabupaten, 8 orang dari kecamatan termasuk dari polsek, dan pendaping desa. Untuk teknis sendiri sesuai dengan  kebutuhan minimal 4 orang. “Jika tahun ini sudah dilakukan pelatihan teknis, maka tahun depan harus ada wujudnya seperti adanya usaha peternakan ayam potong dan berbagai macam usaha masyarakat disesuaikan dengan kondisi desa masing-masing,” imbuh Sahidi alias Otong.

Lebih lanjut Otong mengatakan jika diadakan pelatihan kembali tahun kedepan maka harus mengarah kearah aplikasi, itu akan dibahas sesuai dengan kebutuhan.

Sementara saat dikonfirmasi terkait kurangnya pendamping desa dan pedamping lokal desa, ia menjelaskan tahun 2016 ini dari 227 desa yang ada, pedamping desa di Muba baru ada 9 orang, pendamping lokal desa baru ada 55 orang,  untuk teknik baru 1 orang. Sementara Untuk tenaga ahli di kabupaten Muba sudah lengkap sebanyak 6 orang yang bertugas melakuan pembinaan di desa.

“Informasi untuk kekurangan pedamping desa dan pedamping lokal desa sudah disiapkan oleh pusat dan provinsi, kabupaten hanya menerima distribusi, mudah-mudahan kedepan distribusi untuk kabupaten Muba kedepan terus bertambah,” tambahnya.

Otong juga menjelaskan, Mudah-mudahan tahun 2017 Muba akan menjadi tuan rumah rakornas dana APBN tingkat nasional, yang dihadiri 34 povinisi, 17 kabupaten kota,jelasnya. (editor: Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here