Home HL PT.Perkebunan Nusantara Janji Akan Bayar Hak Petani

PT.Perkebunan Nusantara Janji Akan Bayar Hak Petani

125
0

Laporan : Zoel

MUARA ENIM, Jodanews-–Pertemuan Bupati Muara Enim dengan Puluhan petani sawit yang tergabung dalam Koperasi Unit Desa (KUD) Pesari Suni kecamatan Rambang Dangku Kabupaten Muara Enim, Di Ruang Rapat Gedung DPRD Muara Enim, Senin (10/10/2016). Pertemuan ini membahas penjualan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit milik petani yang belum dibayarkan sejak Agustus yang lalu, dan ini juga dihadiri Ketua DPRD Muara Enim dan Direksi PT Perkebunan Nusantara VII Muara Enim di diruang rapat gedung DPRD Muara Enim jalan Tjik Agus Kiemas Kepur Muara Enim. Ketua KUD Pesari Suni Trisno Mahardi Menyampaikan Kepada bupati dan Ketua DPRD serta direksi PT PN VII bahwa kedatangan utusan ribuan petani yang tergabung dalam Desa Manunggal jaya, Muara Emburung, Air Cekdam, Air Enau. Air Talas, Kencana Mulya Manunggal makmur, Karya Mulya guna menagih janji yang disampaikan oleh PT PN VII terkait penjual TBS petani yang mencapai Rp 6,8 Milyar. Ketua KUD Pesari Suni Trisno Mahardi Mengatakan ” Dari janji janji yang telah disampaikan beberapa waktu lalu oleh perusahaan sejak beberapa bulan lalu hingga kini belum didapati pembayaran, alasan perusahaan karena uang pembayaran TBS belum di kirim dari pusat. Lanjutnya “Padahal hasil panen sudah diserahkan hanya saja kewajiban perusahaan harus mambayar dan ini merupakan kesepakatan sejak dahulu belum juga dilakukan. “Jika tidak dibayar kemana hak petani sementara kebutuhan sehari-hari dan keperluan anak anak sekolah sangat mendesak, ” ungkapnya. Sementara itu, Direksi PT PN VII Karnoto yang hadir dalam rapat Mengatakan “Dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan pembayaran terhadap petani sawit. Dalam satu minggu kita akan segera melakukan pembayaran hasil penjualan TBS dari petani. Sementara salah satu perwakilan dari KUD Desa Kencana Mulya Bambang akan menagih janji, sesuai dengan hasil rapat pihak perusahaan akan membayarkan kewajibannya. “Kita berharap agar persoalan ini cepat selesai sehingga petani dapat sedikit lega ditengah himpitan ekonomi dan harga TBS yag masih rendah. Dan kami berharap pula agar pemerintah dapat menstabilkan harga TBS yang saat ini hanya berkisar Rp 1.460 rupiah.”Ungkapnya. (Editor Jonheri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here