Home HL Lagi Tunggu Penumpang, Sopir Angkot Tangga Buntung Diringkus Polisi

Lagi Tunggu Penumpang, Sopir Angkot Tangga Buntung Diringkus Polisi

154
0

Laporan Meida Sari

PALEMBANG, Jodanews  – Lantaran tak senang melihat ada mobil yang melawan arus di hadapannya, hingga membuat Samiri (41) yang merupakan warga Jalan Kadir TKR RT 33 RW 06 Kelurahan 36 Ilir Kecamatan Gandus Palembang, langsung naik pitam dan saat itu terjadi cekcok mulut antara Samiri dengan korban yang merupakan sama-sama sopir.
Tapi, pada saat korban yang berusaha memukulnya membuat Samiri bertambah kesal dan dongkol, karena sebab itu Samiri mengambil pedang samurai yang ada di dalam mobil angkot yang dikemudikannya. “Sudah saya tegur pak, kalau dia itu salah karena melawan arus. Bukannya minta maaf, dia malah marah-marah dan hendak memukul saya, makanya saya ambil samurai yang ada di mobil dan mengejar korban,” ujarnya saat diamankan di Polsek Gandus. Senin (10/10). Samiri yang merupakan sopir angkot Tangga Buntung ini, mengejar korbannya yang merupakan sopir pribadi menggunakan samurai. Korban yang merasa nyawanya terancam usai dikejar korban, langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Gandus Palembang. Dari laporan itulah, tersangka langsung diamankan ketika sedang menunggu penumpang dikawasan Tangga Buntung Palembang. Hanya karena kesal, membuat Samiri harus mendekam di sel tahanan Polsek Gandus Palembang. “Cuma salah paham. Karena korban melawan arus dan diberitahu, kalau korban itu salah. malah korban marah dan buat aku menjadi panas dan ingin membacoknya,” jelasnya. Kapolsek Gandus Dedi Rahmad menuturkan, tersangka ditangkap usai mendapat laporan dari korban yang telah dikejar menggunakan pedang samurai. Kemudian anggota yang mendapat laporan  langsung mencari tersangka, dan tersangka berhasil ditangkap saat sedang menunggu penumpang. “Untuk saat ini tersangka sudah diamankan di polsek bersama barang bukti pedang samurai yang digunakan tersangka untuk membacok korban. Tersangka dikenakan Undang-Undang Darurat karena membawa senjata tajam dan pengancaman menggunakan senjata tajam,” ujarnya. (Editor Jon Heri)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here