Laporan Shahudi
MURATARA, Jodanews – Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Tenaga Kerja Sukarela (TKS) Muratara mendatangi kantor Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), mereka meminta pertanggung jawaban atas ucapan Kepala BKPP Muratara yang dianggap menghina 4000 TKS dan mendiskriminasi putra dan putri Kabupaten Muratara,karena disebut tidak berkualitas. Pertemuan berlangsung di ruang Bina Praja, dihadiri Asisten 1 Riswan Effendi,Kepala BKPP Burdani Akil,Kesbangpol Topan,Camat Rupit Fuad dan Kapolsek Rupit AKP Ujang AR serta puluhan massa yang bergabung dalam aliansi TKS Muratara yang dikoordinir Taufik Said Yopi,dan Wawan Putra serta Wawan Kurniawan.
Pada pertemuan yang berlangsung menegangkan itu Kepala BKPP Burdani Akil menyatakan maafnya kepada TKS Muratara. Ddn dengan lapang dada massa menerima maafnya tersebut.
“Demi Allah saya tidak menyatakan kalimat itu,apa lagi niat saya mau menghina TKS Muratara. Saya meminta maaf.” kata Burdani Akil dihadapan seluruh massa yang ikut serta dalam pertemuan itu. Ia mengatakan sangat mendukung dan ingin sekali memperjuangkan TKS Muratara. Sebab pada 31 Desember nanti sudah habis masa kontraknya,dan ia bukan ingin mengadakan uji kopetensi tapi mengadakan penataan pegawai.
“Kita hanya ingin menginventarisir TKS yang tidak berada pada tempatnya. Karena napas pemerintah itu ada pada TKS dan PNS jadi merupakan paru-paru bagi kami,” jelasnya.
Sedangkan Asisten 1 Riswan Effendi mengatakan ini hanya kesalah pahaman dan ia kagum dengan pemuda Muratara yang tergabung dalam aliansi menyelesaikan masalah dengan cara yang baik dan santun. “Baik sengaja maupun tidak sengaja kami atas nama pemerintah meminta maaf yang sebesar-besarnya mengenai statmen kepala BKPP menyangkut Sumber Daya Manusia (SDM) putra-putri Muratara,” jelasnya. Ia mengharapakan kalimat itu tidak akan terulang lagi dan bahkan dirinya yakin bahwa kepala BKPP tidak sejahat itu. “Saya atas nama Bupati dan pemerintah mengucapkan maaf dan akan mengklaripikasikan kalimat salah itu,” ungkapnya. Saat audiensi itu Wawan Putra selaku pembicara dari Aliansi Muratara mengatakan dengan senang hati menerima maaf kepala BKPP Burdani Akil karena telah menghina rekan-rekannya. Karena baginya media tidak mungkin salah mengetik pemberitaan.
“Saya senang sudah ada ucapan maaf dari Bapak Burdani akil,tapi saya berharap jangan menyudutkan kami dengan media,karena terkesan kami tidak berkualitas.”Jelasnya.
Wawan Putra ini mengatakan kedatangan ke kantor bupati hanya ingin membuktikan bahwa TKS Muratara memang orang-orang yang berkualitas dan siap aduh gagasan tapi bukan maksud untuk mencelah. “Jika terkait kedisiplinan adanya pengurangan pegawai kami bisa menerima tapi mengukur intelektual
Kami itu merupakan penghinaan besar. Karena TKS Muratara ini juga banyak keluaran dari universitas bergengsi.”Tegasnya. Menurutnya,TKS selalu dijadikan objek kesalahan,padahal saat mereka sudah bekerja maksimal tidak ada riwadnya.
“Jadi kami TKS ini terkesan pembungan amarah.”Bebernya. Dalam penyampaiannya Wawan Kurniawan selaku Ketua FKTKS Muratara menegaskan supaya Kepala BKPP Muratara burdani Akil untuk menarik perkataannya dan meminta maaf kepada seluruh TKS karena telah dihujat dengan kalimat hinaan. “Kami minta selama 4 hari Senin hingga selasa kepala BKPP Burdani Akil untuk menyatakan maafnya kepada TKS Muratara ini atas kalimat nya yang telah menghina kami itu,” jelasnya. Ia mengaku ini kali keduanya mereka mengelar audiensi,karena ia yakin TKS di Muratara mempunyai kualitas. “Sekali lagi saya tegaskan tarik kalimat itu,” pungkasnya. (Editor Elan)








