Laporan : Meida Sari
PALEMBANG, Jodanews – Banyak Warga Palembang yang kendaraannya telah memasuki jatuh tempo, rela memilih untuk mengantri daripada terkena denda dihari pertama bekerja di Samsat Palembang. Karena memang Senin (11/7) merupakan batas toleransi yang diberikan bagi wajib pajak untuk membayar pajak kendaraan mereka jika tidak mau terkena denda. Memang, dari pantuan yang dilakukan di Samsat Palembang antrian kendaraan menuju ke Samsat Palembang sangatlah ramai. Kendaraan roda dua dan empat yang akan melakukan pengecekan fisik, juga harus mengantri karena memang sangat ramai dan padat. Tak hanya di loket cek fisik yang ramai, ketika di loket pendataan cek fisik juga ramai wajib pajak yang mengantri. Terlebih di ruangan utama Samsat Palembang, wajib pajak memadati ruangan tersebut. Ruangan utama pelayanan samsat, penuh sesak dengan wajib pajak yang mengantri untuk membayar pajak kendaraan mereka baik pajak tahunan maupun lima tahunan. Petugas yang bertugas, memanggil wajib pajak secara bergantian untuk memberikan pelayanan pembayaran pajak. Karena padatnya wajib pajak, semua kursi terisi penuh dengan wajib pajak yang akan melakukan pembayaran pajak. Sampai-sampai, wajib pajak harus menunggu giliran dipanggil petugas sambil berdiri karena memang semua kursi penuh. Satu persatu wajib pajak yang akan membayar pajak kendaraan mereka lantaran ruang samsat dipenuhi wajib pajak. Antre yang diterapkan ini dilakukan, agar wajib pajak dapat tertib dan semuanya dapat terlayani. “Bayar pajak lima tahunan, jadi tadi ngantre cek fisik. Sudah selesai ngantre pendaftaran. Karena pajak mobil saya sudah jatuh tempo saat lebaran kemarin. Ketimbang kena denda, lebih baik sabar menunggu,” ujar Ginanjar yang ditemui di ruang samsat Palembang. Sedangkan Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol Tomex Korniawan didampingi Kasie STNK Kompol Harris Batara menuturkan, dengan membeludaknya warga yang akan membayar pajak setelah delapan hari libur nasional merupakan bentuk kesadaran dari masyarakat untuk membayar pajak kendaraan mereka. “Setidaknya yang hari ini terdata ada 2.300 lebih wajib pajak yang melakukan pembayaran pajak baik di samsat induk, keliling, pembantu, corner dan ATM Bank SumselBabel maupun di kasir Bank SumselBabel,” jelasnya. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, karena sudah rela mengantre dan menunggu berjam-jam untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan. Karena dengan jumlah petugas yang telah dimaksimalkan, diupayakan semua wajib pajak yang telah memiliki kesadaran untuk membayar pajak dapat terlayani semuanya. (Editor Jonheri)








