Home HL Tenaga Honorer Minta Simpatik , Pemerintah Kabupaten Lahat

Tenaga Honorer Minta Simpatik , Pemerintah Kabupaten Lahat

144
0

Laporan : Idham

LAHAT, Jodanews– Belum jelasnya penuntasan honorer masih menyisahkan pengharapan dari para honorer, mereka meminta adanya Simpati dari pemerintah. Khusus honorer di kabupaten Lahat, harapan ini terus dinanti guna kejelasan nasib mereka ini, Safra, salah satu honorer di Kota Agung berungkap, tak akan ada kata capek untuk terus memperjuangkan honorer ini. “Kami akan terus berjuang hingga ada kejelasan nasib, segala jalan akan kami tempuh, dan sampai saat ini pun semangat itu kian menggelora. Hanya saja, mestinya empati itu ada di semua tingkatan, baik dari pusat maupun daerah. Sampai saat ini pun kami tetap mengawal perjuangan ini, dengan terus melakukan koordinasi disemua lever kepengurusan,” tuturnya. Sementara itu, ungkapan senada juga disampaikan salah satu forum honorer, Forum Honorer Indonesia (FHI) berharap Presiden Joko Widodo dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi berempati kepada tenaga honorer. Sebagai Pemimpin pilihan rakyat, menurut Ketua Dewan Pembina FHI Pusat Hasbi, Jokowi harusnya punya kearifan, kepedulian terhadap nasib dan masa depan ratusan ribu keluarga tenaga honorer di Indonesia. “Pemerintah harus mengangkat tenaga honorer karena ini menyangkut kemanusiaan. Jadi pendekatan dan formulasi kebijakannya pun harus dilihat dari sisi kemanusian, bukan justru dibenturkan dan dipersulit dengan sejumlah aturan yang tidak berkeadilan,” kata Hasbi . Padahal sebagian besar tenaga honorer sudah puluhan tahun mengabdi dengan upah yang sangat minim jauh dibawah UMR. “Untuk apa pemimpin kita blusukan terus melihat keadaan rakyatnya, sementara permasalahan kemanusian didepan mata terkait nasib, Status dan kesejahteraan tenaga honorer tidak dicarikan solusi kebijakan. FHI berharap Pemerintah Pusat dan Daerah memberikan perhatian terhadap tenaga honorer sehingga kehadiran negara dapat dirasakan oleh tenaga honorer. Ini Pekerjaan Rumah bagi pemerintah dan ini perlu dicarikan Solusi Kebijakan” tegasnya. FHI mengapresiasi beberapa Pemerintah Daerah yang telah memberikan perhatian kepada tenaga honorer melalui peningkatan kesejateraan setara UMR. “Ini sangat berguna dan dibutuhkan tenaga honorer khususnya dalam menyambut Idul Fitri. Seharusnya ini dapat dicontoh dan diikuti kepala daerah lainnya untuk ikut peduli di bulan Ramadan,” kata Ketua Dewan Pembina FHI Pusat Hasbi. Dia menambahkan, di bulan penuh rahmat ini, saatnya seorang pemimpin menunjukkan empati dan kepedulian kepada bawahanya. Apalagi gaji dan tingkat kesejahteraan tenaga honorer masih jauh di bawah UMR dan Sangat memprihatinkan. Selain itu FHI juga mengimbau kepada seluruh tenaga honorer untuk bersabar dan tetap bekerja dengan baik.(Edtor Jonheri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here