Laporan : Armadi
BETUNG, jodanews – Melonjaknya harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) di beberapa pasar yang ada di wilayah Kabupaten Banyuasin, menjadi perhatian khusus dari Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian SH. Dengan didampingi oleh Camat Betung Drs Hasanul Hak MM, orang nomor satu di Kabupaten Banyuasin ini, pada Minggu (5/6) sekitar pukul 8.00 WIB, melakukan insfeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Pagi Betung Kelurahan Rimba Asam Kecamatan Betung, untuk memantau perkembangan harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) yang ada di pasar ini, ketika menjelang bulan suci ramadhan. Kedatangan Bupati Banyuasin ini, disambut antusias oleh pengunjung pasar, dan pedagang. Tidak sedikit dari masyarakat yang ada di pasar pagi Betung ini, yang memanfaatkan momen tersebut dengan melakukan foto bersama. Dari hasil sidak ini, beberapa jenis bahan kebutuhan pokok dinyatakan mengalami kenaikan. Sehingga beberapa ibu-ibu yang berbelanja ke pasar pagi Betung tersebut, menyampaikan keluhannya mengenai kenaikan beberapa bahan kebutuhan pokok tersebut. “Harga yang naik banyak pak, mulai dari cabe, ikan, daging, dan yang lainnya naik. Memang setiap menjelang bulan puasa, banyak harga kebutuhan pokok yang naik,” kata Ermina (32), salah seorang ibu rumah tangga yang sedang berbelanja, kemarin. Dalam kesempatan ini, Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian SH langsung menanyakan harga-harga sembako kepada pedagang. Dan dari hasil sidak ini, orang nomor satu di bumi sedulang setudung ini mengatakan, jika beberapa kebutuhan pokok memang mengalami kenaikan, namun hal ini masih dalam batas kewajaran. “Setelah kita tanya langsung kepada para pedagang, ternyata harga cabe mengalami kenaikan. Kemarin harga cabe dijual dengan harga sekitar dua puluh lima ribu rupiah, namun hari ini, harga cabe sudah mencapai tiga puluh ribu rupiah. Demikian juga dengan harga komuditi lainnya, baik itu ikan, ayam, telur, maupun daging sapi,” terangnya. Pada kesempatan ini, Yan Anton Ferdian juga berpesan kepada seluruh pedagang, untuk dapat menjaga kestabitasan harga sembako pada bulan suci ramadhan ini. “Nanti Dinas terkait, seperti Baketpan dan Koperindag, akan dikoordinasikan untuk memantau perkembangan harga, terutama sembako. Jika dipandang perlu, akan segera dilakukan operasi pasar,”pungkasnya. (Editor Jonheri)








