Home HL Tiga Napi Rutan Sarang Elang Kabur

Tiga Napi Rutan Sarang Elang Kabur

256
0

Laporan : Ilham Yanurwan

BATURAJA, Jodanews– Setelah sebelumnya, Rutan Kelas 2A Sarang Elang Baturaja dihebohkan dengan kasus peredaran narkoba yang dikendalikan salah seorang warga binaannya, kali ini Rutan yang dikepalai Chairul Umri ini kembali menghebohkan warga Baturaja. Pasalnya, untuk kesekian kalinya, napi yang dibina disana berhasil kabur. Tiga narapidana yang kabur tersebut masing-masing Risman Dani narapidana kasus pencurian dengan kekerasan, Kemudian Johan Asmadi dan Edo Arian Sapta narapidana kasus kepemilikan senjata api dan pencurian. “Ketiganya diketahui kabur sekitar pukul 04.00 WIB saat petugas jaga melakukan pengecekan di kamar 15 yang dihuni lima napi, ungkap Kepala Rutan Sarang Elang Baturaja, Chairul Umri, melalui Kepala Pengamanan, Maini Jakfar saat dikonfirmasi Kemarin (2/5). Dikatakan Maini, ketiga tahanan tersebut berhasil kabur dengan menggunakan handuk yang sebelumnya sudah dibasahi terlebih dahulu. Selanjutnya, handuk tersebut dililitkan ke teralis hingga bengkok. Setelah berhasil membengkokan teralis itu, ketiganya kabur dengan memanjat dinding dengan menggunakan kain sebagai tali. “Semalam belum ada kejadian sebab petugas kita rutin melakukan kontrol. Saya sebenarnya posisi sedang cuti, tapi semalam memang sudah berada di Baturaja. Jam 12 semalam saya juga sempat ngontrol,” katanya.Sejak pihak rutan mengetahui kejadian ini kata dia, pihaknya langsung melakukan koordinasi dan laporan kepada pihak kepolisian untuk melakukan pengejaran napi yang melarikan diri.”Ketiganya ini terlibat kasus curas dan kepemilikan senpi. Napi Edo Arian dan Johan Asmadi sudah dihukum 3,6 tahun. Sedangkan Risman Dani dikenakan 4,6 tahun. Masing-masing mereka sudah melakukan 1/3 dari tahanan. Ketiganya penghuni kamar nomor 15,” katanya.Selain sudah melaporkan kasus kaburnya tahanan kabur ini ke polisi lanjut dia, pihaknya juga sudah melakukan upaya lain. Diantaranya menghubungi pihak keluarga napi dan agar menyebar foto-foto yang berkaitan.Kaburnya narapidana dari balik jeruji merupakan tamparan kesekian kali bagi aparatur penegak hukum di negeri ini. Kejadian kaburnya 3 napi rutan ini merupakan tragedi ke 4 (Empat) kali di Baturaja dalam kurun dua tahun berurutan (2015-2016).
“Jumlah napi di sini sudah over load, yakni mencapai 376 orang. Padahal normalnya hanya 189 napi. Sementara petugas keamanan yang ditugaskan saat malam hari hanya empat orang, yakni dua di pintu masuk dan dua lagi di dalam. Semestinya penjaga di dalam minimal lima orang. Ironisnya, peralatan seperti CCTV kami tak punya. Usul minta tambahan personil sudah sering, namun belum direalisasikan sampai sekarang. Ya, jadi mau bagaimana lagi, Saya juga bingung memikirkan hal ini,” Jelas Maini.(Editor Jonheri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here