Laporan : Charles
MUBA, jodanews – Jalan penghubung Desa Layan – Desa Jirak Kecamatan Sungai Keruh rusak parah. Jalan sepanjang 7 km yang berstatus jalan kabupaten persis kubangan sapi. Jangankan kendaraan roda empat, kendaraan jenis sepeda motor pun sulit melintas. Tak tahan melihat kondisi demikian, warga Desa Layan melakukan perbaikan secara swadaya dengan peralatan seadanya, dengan harapan bisa dilewati kendaraan. “Saat melintas di jalan tersebut, sopir selalu harap-harap cemas, mas. Namun mau diapakan lagi kondisinya memang sudah demikian,” jelas Agusnando salah seorang sopir ketika ditemui saat melintas dilokasi kemarin.
Menurutnya, kerusakan jalan Layan- Jirak sudah berlangsung lama, namun anehnya sampai sekarang belum ada perbaikan.
“Kerusakan jalan ini saya kira bertolak belakang dengan Visi Misi Permata Muba 2017 yang mengusung penguatan ekonomi kerakyatan, namun masih banyak jalan yang mengalami kerusakan parah. Jika dibiarkan ini bisa menghambat program Permata Muba 2017,” ujarnya.
Sementara Kepala Desa Layan membenarkan adanya kerusakan jalan tersebut. Dia mengatakan kerusakan tersebut sudah bertahun- tahun lamanya, “Inilah kondisinya, kami terpaksa bergotong-royong untuk memperbaiki jalan semampunya agar jalan ini bisa dilalui. Kita juga heran, mengapa jalan penghubung Layan – Jirak, tak kunjung bagus. Saat hujan deras jalan tergenang air dengan kedalaman hingga 60 cm,” bebernya. (Editor : Elan)








