Home HL Tambah Satu Lagi Fly Over, Pengerjaan Dimulai 2020 Target Selesai 2022

Tambah Satu Lagi Fly Over, Pengerjaan Dimulai 2020 Target Selesai 2022

186
0

Hubungkan Basuki Rahmat dan R Sukamto

Laporan Abiyasa

PALEMBANG, Jodanews.com– Balai Besar Pelaksana Jalan dan Jembatan Nasional (BBPJN) Wilayah V dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menetapkan surat keputusan (SK) lokasi titik pembangunan jembata Flyover.

Tahap pemantapan titik lokasi pembangunan, yang akan dilaksanakan di Sekip Ujung yang akan menghubungkan jalan Basuki Rahmat dan R Sukamto.

“Hari ini kita rapat untuk penetapan SK (Surat Keputusan) lokasi pembangunan Fly Over,” ungkap Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Perencanaan dan Pengawasan Jalan dan Jembatan Nasional (P2JN) Provinsi Sumsel, BBPJN Wilayah V, Dadi Muradi, Senin (11/2/2019) di balai kota Pemkot Palembang.

Pembangunan Flyovet yang sejak awal direncanakan Pemkot Palembang sejak tahun 2018 lalu ini, mulai akan dipastikan akan mulai dibangun tahun depan (2020) dan ditargetkan selesai 2022 mendatang.
“Dalam rapat juga dibahas lokask untuk pembebsan lahan, karena tahun depan itu pembangunan sudah mulai berjalan,” kata Dadi.

Untuk memastikan pembebasan lahan ini tidak bermasalah dikemudian hari, pihaknya meminta Pemkot Palembang untuk segera melakukan pembebasan lahan

“Jadi setelah penetapan SK ini, maka kita akan langsung cek ke lokasi untuk menentukan lahan yang akan dibebaskan. Karena, pengerjaan akan dilakukan setelah pembebasan lahan benar-benar sudah selesai dilaksanakan,” terangnya.

Pembebasan lahan yang diinginkan pihaknya, tambah Dadi, yakni Pemkot harus menunjukkan bukti kwitansi pembebasan lahan yang sudah dilakukan.

“Kita gak mau seperti pembangunan lainnya. Kita ingin pembebasan lahan selesai dan minta bukti kwitansi pembayaran lunas,” ujarnya.

Selain itu, untuk pembangunan Fly Over simpang Sekip Ujung ini lebih panjang dibanding Fly Over lainnya seperti simpang Polda, Jakabaring, Keramasan dan Simpang Bandara.

“Fly Over simpang sekip ujung ini lebih panjang yakni 843 meter dan jembatannya panjang 456 meter,” tegasnya.

Untuk dana yang dibutuhkan yakni Rp 271 miliar dengan sistem multiyears dan target penyelesaian dua tahun.

“Pembangunan ini akan dilakukan pada 2020 dan target selesai 2022,” tandasnya. (editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here