# Puluhan Milyar Terbuang Sia – Sia
Laporan Iman Santoso
LUBUK LINGGAU, Jodanews.com,- Proyek Jembatan Air kelingi yang terletak di Desa Tanah Priuk Kabupaten Musi Rawas perbatasan dengan kota Lubuklinggau yang di kerjakan oleh pihak PU BM Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2015 menelan dana kurang lebih Rp. 30 Milyar berasal dari APBD Provinsi Sumsel tahun 2015 sampai sekarang. Belum juga selesai di kerjakan, Padahal pembangunan jembatan ini sudah tiga tahun lamanya terbengkalai sehingga dana puluhan milyar yang dikerjakan oleh pihak PU BM Provinsi Sumsel jadi sia-sia. Hal ini di ungkapkan Herman Sawiran salah satu aktivis GSUU ( Gerakan Sumpah Undang – Undang ), Minggu ( 2/12/2018 ). 
” Pengerjaan Proyek Pembangunan jembatan tersebut dibangun tahun 2015 yang menelan dana sekitar Rp. 25-30 Milyar berasal dari dana APBD Provinsi Sumatera selatan, Pihak kontraktor yang mengerjakannya saya lupa, karna sudah lama sekali. Sampai sekarang pihak kontraktor yang mengerjakannya belum juga menyelesaikan proyek ini,” Jelas Herman Sawiran.
Lanjut Herman Sawiran Menjelaskan, Dirinya sangat menyayangkan pihak kontraktor gara – gara ada satu rumah yang dipinggir jembatan belum selesai ganti rugi proyek jembatan ini jadi terbengkalai.
” Jangan gara – gara satu orang yang belum mau ganti rugi proyek ini jadi terbengkalai, Padahal proyek jembatan ini di bangun atas keluhan masyarakat, Karna pemerintah kota lubuklinggau mengalihkan mobil besar seperti, truck, Fuso dan Bus mengharuskan melewati jembatan Provinsi Jembatan Tanah Priuk.
Setelah di bangun jembatan baru, Malah kok kenapa di terbengkalaikan,” Sesal Herman Sawiran.
Ditambahkan Herman Sawiran, Dirinya memintah Gubernur Sumatera Selatah, H Herman Deru atau mengutus dari pihak PU BM Provinsi Sumsel untuk segera datang dan melihat kondisi jembatan yang terbengkalai ini. Karena apabila Jembatan ini tidak juga diselesaikan bisa mengakibatkan jembatan ini rusak atau ambruk, karena gorong – gorong yang di bawah jembatan itu jebol sehingga air yang masuk ke bawah jembatan tersebut mengikis tiang jembatan dan masuk ke pondasi jembatan baru dan lama bisa hancur bahkan ambruk. Apalagi ini sekarang musim hujan sangat rawan sekali. Dan ini sudah terbukti jalan disamping jembatan baru tersebut sudah mengalami longsor yang di akibatkan oleh jembatan yang belum selesai. Dan
dirinya meminta kepada pihak BPK untuk mengaudit kegiatan pembangunan proyek jembatan yang terbengkalai tersebut,” Pinta Herman Sawiran.(Editor Jonheri)








