Home HL Tak Punya Uang Untuk Beli Sepatu Yudi Nekat Curi Sepatu di Masjid...

Tak Punya Uang Untuk Beli Sepatu Yudi Nekat Curi Sepatu di Masjid Nurul Huda

152
0
Laporan Meyda Sari
PALEMBANG, Jodanews.com  – Tersangka Rezha Renaldi alias Yudi (23) hanya bisa pasrah dan tertunduk malu serta sesekali meminta ampun kepada massa yang mengeroyoknya setelah kepergok mencuri sepasang sepatu di Masjid Nurul Huda, yang berada di Jalan Seroja, Kelurahan 20 Ilir D-III, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, Senin (17/9/2018) sekitar pukul 18.00 Wib.
Rencana tersangka Yudi yang merupakan warga Kompleks Taman Sasana Patra, Jalan Tiga Saudara, Kelurahan Plaju Darat, Kecamatan Plaju, Palembang untuk mencuri sepatu ternyata sudah terlebih dahulu diketahui oleh jemaah dan pengurus masjid setempat.
Beberapa kali terjadi kehilangan sepatu dan sepeda motor, membuat jemaah lebih siaga dan waspada. Saat melihat tersangka dengan gerak-gerik yang mencurigakan, jemaah masjid pun mengincarnya.
Tak lama, tersangka Yudi datang ke masjid menggunakan sepeda motor dan berpura-pura hendak menunaikan ibafah salat magrib. Yudi pun memarkirkan sepeda motornya di area parkir masjid dan melepaskan sepatunya sambil memperhatikan di sekitar masjid.
Setelah melihat sepatu incarannya, Yudi kemudian memasukkan sepatu miliknya sendiri ke dalam kantung plastik dan menyimpannya di sepeda motornya. Kemudian Yudi langsung masuk ke dalam masjid dan mengambil air wudhu.
Pada saat masuk ke dalam masjid untuk salat berjemaah, Yudi malah menuju ke tempat sepatu yang sudah di incarannya dan langsung memakainya di kedua kakinya. Setelah berhasil Yudi pun bergegas kembali ke tempat sepeda motornya yang diparkirkan di halaman parkir masjid.
Namun saat hendak tancap gas, Yudi tersungkur karena sepeda motornya enggan berjalan. Ternyata sepeda motor Yudi sudah digembok oleh jemaah masjid yang sudah memperhatikan gerak-gerik Yudi sejak awal.
Saat tersangka tersungkur itulah jemaah berteriak maling dan segera mengepung tersangka Yudi. Tersangka yang sudah terkepung, hanya bisa pasrah dan tidak bisa lagi melarikan diri. Tersangka pun kemudian digiring ke Mapolsek Ilir Timur I Palembang, usai dipukuli massa.
“Saya sudah empat kali mencuri. Tempatnya beda-beda. Sekali di kawasan Plaju saya maling sepatu. Tiga kali di Masjid Nurul Huda itu. Saya maling helm dan sepatu,” ungkapnya. Rabu (19/9/2018)
Dirinya mengaku tidak menjual barang-barang hasil curian tersebut, namun dipakai sendiri. “Modus saya itu, pura-pura salat, tapi ketahuan oleh warga lalu digebuki,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Ilir Timur I Palembang, Kompol Edi Rahmat didampingi Kanit Reskrim Ipda Jhonny Palapa mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya pencurian. Pihaknya pun segera menggiring tersangka ke Mapolsek Ilir Timur I Palembang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Tersangka ini memang pencuri spesialis di kawasan masjid. Dia mengincar sepatu dan helm jemaah. Sudah lebih dari tiga kali melakukan pencurian tersebut dan beberapa diantaranya berapa di wilayah hukum Polsek lain di Palembang,” ungkap Edi.
Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian dan diancam dengan kurungan penjara maksimal lima tahun. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here