Laporan Maidi
OGAN ILIR, Jodanews.com– Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) XXVIII Tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang dilaksanakan mulai 27 April sampai dengan 4 Mei 2018 di Kabupaten Ogan Ilir secara resmi ditutup, Penutupan tersebut dilakukan Asisten III Setda Provinsi Sumsel, Prof Edwar Yuliatar mewakili Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin yang ditandai dengan pemukulan Bedug, prosesi penutupan berlangsung Jumat (4/6) malam dilapangan KPT Tanjung Senai.
Acara malam pesta penutupan MTQ dihibur oleh Grup Marawis, serta lagu khas Palembang, Batang Hari Sembilan, turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain, Bupati Muratara Syarif Hidayat, Bupati Ogan Ilir beserta jajarannya dan para tamu undangan lainnya.
Bupati Ogan Ilir (OI), HM Ilyas Panji Alam mengatakan, Kegiatan MTQ XXVIII tingkat Provinsi Sumsel telah usai dilaksanakan dengan baik, dan semarak sesuai harapan dengan diikuti 685 peserta dari 17 kabupaten/kota se Provinsi Sumsel.
“Peserta terbaik satu (1) dan dua (2) akan diikut sertakan pada pemusatan pelatihan untuk mengikuti perlombaan MTQ tingkat Nasional di Sumatera Utara ” kata Bupati .
Sementara itu, KH Nawawi Dencik Alhapids selaku ketua Dewan Hakim Provinsi Sumsel mengumumkan para pemenang lomba dari masing – masing cabang yang dilombakan sebagai berikut,
Predikat Juara Pertama diraih oleh Kafilah Kota Palembang yang berhasil meraih Juara 1. 14 peserta, Juara 2. 13 dan Juara 3. 10 peserta ,
Juara Kedua ditempati oleh kafilah tuan rumah, Kabupaten Ogan Ilir dengan perolehan predikat Juara 1. 13 peserta , Juara 2. 9 peserta dan Juara 3. 3 peserta
Juara Ketiga diraih Kafilah Kabupaten OKI dengan perolehan Juara 1. 7 peserta Juara 2. 6 dan Juara 3.1 peserta . Sedangkan untuk predikat Juara Harapan I diraih oleh kafilah Kabupaten Musibanyuasin dengan perolehan Juara 1. 4 peserta , Juara 2. 6 dan Juara 3.10 peserta , Juara Harapan II kafilah Kabupaten Muratara dengan perolehan Juara 1.3 peserta Juara 2. 5 dan Juara 3. 3 peserta, kemudian Juara Harapan III Kafilah diperoleh Kota Prabumulih. (Editor Jon Heri)








