Laporan : Zoel
MUARA ENIM, Jodanews.com-Aksi siswa/i SMA/SMK Muara Enim, setiap tahun ketika meluapkan rasa kegembiraan mereka lulus sekolah, berbagai macam dilakukan, konvoi bermotor keliling kota/desa, coret coret pakaian, serta coret coret dinding dan lainnya, Sabtu (5/5/2018).
Kini terlihat dimana anak anak sekolah mencoret dinding tembok Gapura Sriwijaya Tanjung Enim dengan menggunakan cat semprot dan menuai kontroversi negatif dari masyarakat sehingga merusak pemandangan pada dinding tersebut.
Ketika muncul di sosial media (Sosmed) anak anak yang melakukan coret coret dinding tersebut, Kepala SMK PGRI Muara Enim Redi Yulian SE, beserta dewan guru dan siswa/i nya menuju ke lokasi tersebut untuk membersihkan coretan pada dinding tersebut.
Kepala SMK PGRI Muara Enim Redi Yulian SE mengatakan, semuanya kami lakukan atas inisiatif siswa/i kami, karena sudah banyak muncul di sosmed bahwa siswa/i yang lulus mencoret coret dinding Gapura Sriwijaya.
Ini juga kami tak perlu saling menyalahkan siswa/i sekolah dari mana saja, yang melakukan aksi coret ini. Yang jelas mari kita bersihkan bersama sama coretan tersebut, dan menjaga bersama apa yang telah kita miliki bangunan di kota kita, sesuai dengan slogan kita “Dek pacak ngiloki, jage jadilah”, ungkap Reddi sambil tersenyum.
Warga Muara Enim Ucok kebetulan melintasi jalan tersebut menambahkan, “Saya pribadi kagum pada Pak Reddi Yulian, karena beliau selaku Kepala SMK PGRI Muara Enim bukan memarahi ulah siswa/i, tetapi sebaliknya menceramahi serta mengajak siswa/i nya untuk memperbaiki kesalahan dengan bertanggung jawab untuk dibersihkan. (Editor Jonheri)








