Home HL Diduga Pembangunan Dua Titik Embung di Desa Gemantung Asal-Asalan

Diduga Pembangunan Dua Titik Embung di Desa Gemantung Asal-Asalan

141
0

Inspektorat OKI Segera Panggil Kepala UPTD Pertanian Tanjung Lubuk


Laporan Gelek John

KAYUAGUNG, Jodanews – Dua titik Embung atau Cekungan penampung air yang baru dibangun Oktober 2017 lalu,  di Desa Gemantung Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), sudah retak-retak dan ambruk, tidak bisa difungsikan. Pantauan di lapangan wartawan jodanews.com OKI, tampak terlihat embung sudah retak bahkan besi behel sudah terlihat keluar dari coran semen, diduga  corannya kebanyakan pasir serta batu koral yang halus Rabu (18/4).

Sazali warga setempat mengatakan, Pengerjaan yang asal jadi tanpa disertai kualitas baik dan ada dugaan tidak adanya pengawasan dari pihak UPTD Pertanian setempat, diduga menjadi pemicu rusaknya embung tersebut.

Sazali juga menegaskan, pembangunan proyek pertanian tersebut tidak pernah ada koordinasi dengan pihak desa. “Kami kecewa,  kami yang punya wilayah tidak ada koordinasi, ya sudahlah mau apalagi,” kata Sazali.

Sementara Herman Kepala UPTD Pertanian Tanjung Lubuk,  ketika dikonfirmasi terkait sejumlah bangunan infrastruktur pertanian di Tanjung Lubuk mengatakan bahwa bangunan disana tidak ada masalah. “Coba kalian cek sendiri tidak ada masalah kok,  tapi saya tidak bisa mendampingi kalian.”ujar Herman santai. Padahal pembangunan proyek embung yang berada di Desa Gemantung itu tidak berfungsi karena sudah rusak.

Ternyata, sudah ada laporan ke pihak inspektorat terkait robohnya embung di OKI tersebut dan akan ditindaklanjuti. Laporan tersebut diterima Kepala Inspektorat OKI, Endro Suarno,  SH melalui Sekretaris, Drs M Iqbal  MPd. “Laporannya sudah kami terima secepatnya akan kami panggil kepala UPTD Pertanian Tanjung Lubuk,” janji Iqbal. (Editor Jon Heri)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here