Takhyul : DPT Kemungkinan Berkurang
Laporan Inggri
PRABUMULIH, Jodanews – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Prabumulih terus memuktahirkan data pemilih, sebelum ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang bakal digunakan di Pilkada serentak pada 27 Juni mendatang.
Ketua KPU Kota Prabumulih, M Takhyul Hamid SIP mengatakan, Kalau data pemilih yang ditetapkan pada DPT kemungkinan berkurang. Lantaran, hasil pemuktahir sementara banyak ditemukan data pemilih ganda.
“Diprediksi, jumlah pemilih yang ditetapkan bisa berkurang hingga 3 ribu pemilih. Sejauh ini, jumlah DPS sekitar 128.585, masih kita terus muktahirkan. Sehingga, menghasilkan data yang valid dan akurat jumlah pemilih pada Pilkada Serentak mendatang,” ungkap Takhyul Rabu (18/4).
Lanjut Takhyul, Kemungkinan jumlah pemilih pada DPT diperkirkan berkurang dari 125 ribu hingga 126 ribu jiwa. Dan, data yang telah ditetapkan sebagai DPT akan digunakan untuk pencetakan surat suara yang digunakan untuk Pilkada Serentak di kota ini.
“Namun untuk kepastian berapa jumlah pemilih, tunggu saja penetapan DPT pada 19 Juni mendatang. Sehingga, tahu jelas berapa data pemilih yang akurat dan valid,” tandasnya.
Dikatakan Takhyul, Setelah data akurat dan valid jumlah pemilih di DPT, Sehingga jumlah surat suara yang dicetak jumlahnya tepat dan tidak jauh berbeda dengan DPT tersebut.
“DPT inilah yang menjadi dasar pencetakan surat suara. Makanya, DPT harus tepat dan juga pasti jumlahnya,” ucapnya.
Ditambahkan Komisioner Divisi Umum, Keuangan dan Logistik, Era Hustri AMd mengenai pencetakan surat suara akan dilakukan di Jakarta. Dan, perusahaan yang akan ditunjuk menunggu lelang yang akan dilakukan dan untuk jumlah surat suara yang bakal dicetak masih menunggu DPT ditetapkan pada 19 April mendatang. “Bukan hanya surat suara, kita juga mencetak stiker dan segel yang akan dicetak di Jakarta. Jumlahnya masih menunggu penetapan DPT,” ucapnya.
Ia menambahkan, petugasnya mulai mempersiapkan logistik pemilu lainya. Kata dia, sebanyak 890 kotak suara dan 1.335 bilik suara yang dibersihkan untuk dipersiapkan pada pilkada 27 Juni mendatang tersebut.
“Sejumlah kotak dan bilik yang rusak terus kita upayakan untuk diperbaiki,” ungkapnya.
Ira mengatakan, tahun ini pihaknya dipermudah dalam menyiapkan logistik pemilu, baik berupa surat suara, stiker maupun kotak dan bilik suara disebabkan pengadaan dilelang oleh KPU Pusat.
“Pemilu sekarang kita diuntungkan, karena penyiapan surat suara, stiker dan kotak suara jika biasanya pengadaan dilelang oleh kita, sekarang ini dilakukan pusat dan pemenangnya sudah ditentukan sehingga kita hanya mengusulkan kebutuhan selanjutnya akan dikirim,” pungkasnya. (Editor Jon Heri)





