#, Diduga Pengejaannya Tak Sesuai Bestek
Laporan Cindra
MUBA, Jodanews – Dinding penahan jalan Betung – Jambi, tepatnya di KM 198 Pal 11, Desa Simpang Bayat Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ambrok. Akibatnya jalan aspal sepanjang 25 meter dengan lebar 3 meter mengalami retak parah. Amblasnya jalan menyebabkan arus lalu lintas Jalan Palembang-Jambi macet.
Erlan (43) warga Desa Simpang Bayat mengatakan, peristiwa ambruknya dinding penahan jalan itu diduga karena pelaksanaan pekerjaan pembangunan tidak sesuai bestek.
“Saya dan warga di sini heran, dinding penahan jalan bisa ambruk, walaupun minggu-minggu ini curah hujan sangat tinggi, tapi jika pengerjaannya benar, kami yakin bangunan tersebut tidak akan ambruk seperti itu,” jelasnya, Kamis (11/1/2018).
Warga berharap kepada pemerintah atau dinas terkait dapat segera memperbaiki dinding penahan jalan yang jebol tersebut.karena khawatir, jika tidak segera dilakukan perbaikan dengan secepatnya, tidak menutup kemungkinan akses jalan Palembang-jambi akan putus mengingat akhir-akhir ini curah hujan masih cukup tinggi,” katanya.
Sementara Sudar (33) mengaku mobil yang dikendarainya nyaris masuk jalan yang ambrok. “Kalau saja tidak mengurangi kecepatan, mungkin kami sudah terjebak, sebab disitu tidak ada tanda rambu-rambu yang terpasang,” jelasnya. (Editor Jon Heri)









