Home BANYUASIN Tiga Hari Menghilang, Asep Ditemukan Tewas Mengambang Di Perairan Selat Ajaran Banyuasin

Tiga Hari Menghilang, Asep Ditemukan Tewas Mengambang Di Perairan Selat Ajaran Banyuasin

179
0
Laporan Meyda Sari
PALEMBANG, Jodanews  – Setelah Ada tiga hari menghilang sejak 31 Desember 2017, Asep Tyansah (26), warga Jalan DI Pandjaitan, Gang Karya, Kelurahan Plaju Ilir, Kecamatan Plaju, Palembang akhirnya ditemukan tewas dalam keadaan mengambang di perairan Selat Ajaran, Kabupaten Banyuasin, Rabu (3/1/2018).
Jenazah Asep ditemukan oleh tim gabungan Polair Pangkalan Muara Kumbang dan Basarnas Palembang dalam kondisi tubuh fisik yang telah mengembung, kulit telah terkelupas, dan warna kulit telah menghitam dan membiru.
Saat ditemukan, jenazah masih mengenakan baju kaos hitam, celana jins biru, dan ikat pinggang warna coklat. Aparat pun kemudian membawa  jenazah ke Instalasi Forensik RS Bhayangkara Palembang untuk keperluan visum.
Tiara (22), istri Asep mengatakan,  suaminya tersebut pergi seorang diri menggunakan ketek untuk pergi bekerja pada Minggu 31 Desember 2017 pukul 03.00 Win dini hari.
“Sebelumnya suami saya pamit pergi ke Boom Baru may me Dermaga Sungai untuk bekerja. Dia memang serang ketek dan juga suka menyuplai barang ke kapal. Sejak pamit pergi itu korban tak pulang-pulang,” ujarnya.
Saat menyambangi kamar mayat, Tiara pun membenarkan bahwa jenazah tersebut memang benar suaminya. Dirinya mengenali jenazah dari jahitan bekas luka di tangan kanannya.
Lanjut istri korban, Rencananya zenajah akan dimakamkan di TPU Talang Pete Tegal Binangun tempat dimana orang tuanya. “Saya tidak ada firasat apa-apa pak,” ujarnya seraya menangis.
Sementara itu Samsul Bahri (62), kakak ipar korban mengatakan, sebelum kejadian dirinya bermimpi bahwa rumah mereka kebanjiran. “Lalu ada bapak (mertua korban-red) yang sudah mennggal dikejar banjir di mimpi saya. Mungkin itu firasat saya,” ujarnya.
Dirinya pun belum mengetahui apa penyebab tewasnya korban, namun Samsul menduga, bahwa perahu yang dikendarai korban bocor sehingga perahu Yang dibawanya tenggelam.
Sementara itu, Kasubdit Gakkum AKBP Zahrul melalui Kanit I Lidik Subdit Gakkum Ditpolair Polda Sumsel AKP
AKP Beny mengatakan, awalnya pihaknya menerima laporan dari warga adanya penemuan jenazah di lokasi penemuan.
Setelah dibawa ke RS Bhayangkara pihaknya pun kemudian menyebarluaskan informasi penemuan may at tersebut. “Ternyata saat keluarga Asep datang dan mengenalinya, benar itu korban Asep yang diketahui sudah hilang selama tiga hari,” ujarnya.
Menurut keterangan saksi, korban hendak membawa ketek pada malam untuk membawa penumpang yang akan merayakan malam tahun baru.
“Dari visum luar belum ditemukan tanda tanda kekerasan. Pihak keluarga telah membuat pernyataan penolakan otopsi dan jenazah akan segera disemayamkan,” ujarnya.
Menurut dugaan sementara korban tewas karena kecelakaan tunggal. Namun pihaknya masih Akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui kepastian penyebabnya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here