Home HL Usai Isi BBM di SPBU Kenten, Motor Milik Hapni Terbakar

Usai Isi BBM di SPBU Kenten, Motor Milik Hapni Terbakar

153
0
‎Laporan Meyda Sari
PALEMBANG, Jodanews  – Warga yang berada dikawasan Jalan MP Mangkunegara mendadak heboh. Pasalnya Usai mengisi premium di SPBU 24.301.05, sebanyak sekitar 16 liter. Satu unit sepeda motor Suzuki Thunder bernopol BG 4329 RK tiba-tiba terbakar di areal yang saat itu sedang ramai warga mengisi BBM.‎
Diketahui Api sempat membumbung tinggi Di SPBU 24.301.05, Beruntung sekitar 15 menit api berkobar, petugas SPBU berhasil memadamkan api menggunakan empat tabung Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang tersedia, Senin (30/10/2017) siang.‎
Sepeda motor yang hangus terbakar itu ialah milik dari saudara Hapni Hardi (37), warga Komplek Azhar Kelurahan Kenten Laut Kecamatan Talang Kepala Kecamatan Banyuasin. Saat kejadian ia tidak sendiri, melainkan sedang bersama adiknya Miko (23). Mereka memang berencana mengisi full tangki motornya untuk dijualnya kembali secara eceran.
“Yang ngantri itu memang adik saya. Saya hanya menunggu sambil duduk tidak jauh dari tempat pengisian BBM. Tadi isi 102 ribu, sekitar 16 literlah. Memang rencananya mau dijual lagi di bengkel,” kata Hapni saat di Mapolsekta Sako Palembang.
Hapni menceritakan, peristiwa tersebut bermula ketika adiknya Miko usai mengantri mengisi BBM berjenis premium. Usai mengisi penuh, Miko lantas berniat untuk menghidupkan motornya dengan cara di engkol. Diduga karena kepenuhan. Saat hendak mengekol motor tersebut, BBM yang ada di dalam tangki motor mengalir dan menetes ke busi motor.‎ Hal itulah yang diduga sebagai penyebab terbakarnya motor tersebut.‎
“Saat itu keluar percikan api pak, adik saya Miko langsung menarik motornya untuk dipinggirkan. Disitulah, api langsung membesar dan membakar habis motor saya pak,” sedihnya.‎
Hapni mengaku, tak menyangka jika motornya tersebut akan meledak. Pasalnya, ia memang menggunakan motor rakitan tahun 2006 tersebut untuk bolak-balik mengisi BBM. “Biasanya tidak pernah ada kendala, saya juga kaget motor saya bisa terbakar,” ungkapnya.‎
Sementara Pengawas SPBU 24.301.05, Bastaryono mengatakan, saat melihat api dari motor tersebut, ia sempat menenangkan masyarakat yang sedang mengantri BBM agar tidak panik. Lalu, mengambil APAR yang tersedia si SPBU kemudian mencoba menggunakannya untuk memadamkan api tersebut.
“Habis empat APAR tadi. Waktu kejadian di SPBU sangat ramai antrian BBM, sampai ke jalan. Memang sempat paniklah ya, siapa yang tidak panik melihat api di areal SPBU seperti ini,” terangnya.
Bastaryono mengatakan, ia bisa mengatasi kejadian tersebut karena ia tahu, ketika terjadi kebakaran di areal SPBU, maka dispenser atau tempat pengisian BBM akan down, sehingga aman meskipun ada api.
“Otomatis langsung turun pompanya tersebut, jadi aman,” katanya.
Akibat kejadian tersebut menurut Bastaryono tak terjadi korban jiwa. Hanya saja lengan kirinya yang sedikit mengalami luka bakar terkena percikan api. Tak hanya itu, aktifitas di SPBU tersebutpun harus dihentikan sementara, sampai menunggu APAR diisi ulang kembali.
“Tutup dulu sementara. Kalau APAR sudah diisi lagi, baru nanti kita buka kembali, inikan untuk berjaga-jaga juga,” terang warga Talang Keramat ini.
Disinggung mengenai adanya dugaan, premium di motor yang terbakar tersebut rencananya akan dijual secara eceran. Bastaryono mengaku, tak mengetahui hal tersebut, dan menurutnya, ia hanya bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Masalah menjual BBM eceran saya tidak tahu ya kalau itu. Setahu saya, motor itu habis ngisi BBM, tiba-tiba terbakar,” jelasnya.
Sementara Kapolsek Sako Palembang, Kompol Ahmad Firdaus melalui Kanit Reskrim, Iptu Yahya Roni mengatakan, usai mendapatkan laporan, anggotanya langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Menurutnya, sepeda motor yang terbakar saat ini sudah diamankan di Mapolsekta Sako Palembang.
“Pengendara juga sudah kita minta keterangan,” singkatnya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here