Home HL 180 Polisi Terdiri Dari Kasat Narkoba Polda dan Polres Dites Urine Secara...

180 Polisi Terdiri Dari Kasat Narkoba Polda dan Polres Dites Urine Secara Dadakan

144
0
Laporan Meyda Sari
PALEMBANG, Jodanews  – Sekitar 180 Kasat dan Wakasat narkoba dilingkungan Polda Sumsel serta Polres se-Sumsel dilakukan tes urine mendadak usai diberikan arahan khusus dari Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, di gedung Anton Sujarwo, ruang Catur Sakti Polda Sumsel, Senin (30/10/2017) Sekitar pukul 14.00 Wib.
Kapolda mengatakan, tes urine ini dilakukan terhadap anggotanya supaya pihaknya agar betul- betul merupakan Direktorat Narkoba di Polres terbebas dari narkoba.
“Saya ingin melihat bahwa anggota narkoba untuk saat ini para kasatnya harus bersih dari narkoba. Setidak-tidaknya dilakukan tes urine ini menunjukan apakah positif atau negatif, termasuk saya dan Wakapolda, serta jajaran utama Polda Sumsel,” katanya, disela-sela tes urine.
Ia menjelaskan, kegiatan cek urine kepada anggota kepolisian, yang dilakukan Polda Sumsel bersama jajarannya saat ini. Memang tes urine ini mendadak, tidak menutup kemungkinan semua anggota akan di tes urine.
Hal ini dilakukan untuk membasmi penyalahgunaan Narkoba, jadi harus dilakukan pada internal penegak hukum terlebih dahulu. Menurut Zulkarnain, dalam penegakan hukum mengenai penyalahgunaan Narkoba, anggota kepolisian harus benar-benar terbebas dari penyalahgunaan Narkoba.
“Apabila terbukti ada anggota yang mencoba bermain-main dengan Narkoba, maka Saya selaku pimpinan akan memberikan sanksi minimal saya mutasikan, bahkan seberat-beratnya. Bila perlu, tuntutannya lebih dari masyarakat sipil,” ancamnya.
Irjen Zulkarnain juga bertekad, tidak akan memberikan toleransi terhadap kasus penyalahgunaan seperti Narkoba di Babat. Pasalnya, Narkoba merupakan barang atau benda haram yang sudah merusak mental, kesehatan hingga kejiwaan penggunanya.
“Kalau generasi muda kita sudah mengkonsumsi Narkoba secara berlebihan, maka siapa lagi yang akan memimpin negeri ini? Sementara nasib Bangsa dan Negara ada di tangan generasi muda. Karena itu, Saya tidak mau hal itu terjadi di Sumsel ini,” tegasnya.
Zulkarnain juga menghimbau kepada seluruh masyarakat di Sumsel ini, untuk tidak takut melaporkan, jika melihat dan mendengar adanya kejahatan mengenai penyalahgunaan Narkoba di wilayah Sumsel.
“Jika ada laporan tentang kasus narkoba ini, Kami akan segera tindaklanjuti secepat mungkin, tidak akan ditutup-tutupi. Maka sekarang, marilah kita perangi Narkoba, jangan sampai menjadi tanggungan buruk bagi anak cucu kita ke depannya nanti,” tutupnya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here