laporan Maida Sari
PALEMBANG,Jodanews – Tempat indekos yang dihuninya telah dibobol maling dikawasan A. Yani Samping Lorong Puskesmas Pembina RT 01 RW 02 Kelurahana Silaberanti Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang. Membuat Chaerya Putri Wulandari (19) mengalamai kerugian sebesar Rp. 16 juta sehingga korban bersama dua teman penghuni kosan melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Kamis (6/7/2017).
Dihadapan petugas korban menjelaskan kejadian bermula pada Selasa (4/7/2017) sekitar pukul 10.14 WIB dimana pada saat itu, dirinya sedang keluar rumah untuk pergi kekampus seperti biasa. Namun sebelum kejadian, korban pun tidak lupa untuk mengembok pintu kosannya.
Sesampainya dikampus, korban mendapat telepon dari saksi Indah Nura’ini (21) yang merupakan tetangga kosannya yang mengatakan kalau dirinya melihat ada dua orang yang keluar dari dalam kosan miliknya.
” Saya ditelpon Pak oleh (Indah) katanya kosan saya sudah terbuka, dan mendapat telpon tersebut saya pun langsung pulang,”terangnya.
Lanjutnya, betapa terkejutnya korban saat sampai dikosannya pintunya sudah terbuka, ketika masuk kedalam dan melihat isi kosan sudah berantakan. Korban pun bergegas untuk mengecek barang-barang yang hilang.
Tak sampai disitu, korban pun juga langsung masuk kedalam kamarnya. Betapa terkejutnya korban saat melihat didalam kamarnya, ternyata laptop miliknya dan dua temannya sudah raib dibawa oleh pelaku tersebut.
” Barang saya yang hilang satu unit Laptop merk Assus warna hitam, berkas kuliah, uang tunai sebesar Rp. 500 ribu, buku tabungan Bank Sumselbabel dan BR. sedangkan, barang mikik teman satu kosan saya Kicki Arrun Syaroah juga dibawa kabur oleh pelaku Pak, berupa satu unit laptop merk assus warna hitam, 3 unit HP merk Blacberry, Nokia, Mito. Dan barang milik Gus Ariani juga hilang berupa berkas kuliah,” jelasnya.
Masih dikatakannya, kalau saksi melihat dua orang pria yang masuk kedalam kosannya dan keluar dengan menggunakan motor matic, ” Mereka masuk dari pintu depan Pak, karena gembok saya sudah rusak saat saya pulang,”
Dengan adanya laporan yang ia buat, korban pun berharap pelaku dapat ditangkap. ” Saya berharap, pelakunya dapat ditangkap Pak, karena laptop yang diambil oleh mereka penuh dengan berkas-berkas kuliah Pak,” harapnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta palembang Kompol Yon Edi Winara melalui KA SPKT Polresta Palembang Ipda Dennie membenarkan kalau pihaknya telah menerima laporan dari korban.
” Laporannya sudah kita terima, dan secepatnya akan kita tindak lanjuti. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 16 juta,”katanya. (editor Jon Heri)








