Home HL Kita Indonesia Kita Pancasila, Semua Pancasila Semua Indonesia, Selamat Hari Pancasila Kotak...

Kita Indonesia Kita Pancasila, Semua Pancasila Semua Indonesia, Selamat Hari Pancasila Kotak Masuk x

165
0

Laporan Zoel

MUARAENIM, Jodanews – Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Kab.Muara Enim yang dilaksanakan di Halaman Pemkab Muara Enim, berjalan dengan Khidmat. (1/6/2017).

Turut hadir Wabup Muara Enim H. Nurul Aman SH, Kapolres Muara Enim AKBP Leo Andi GunawanSIK MPP, Kajari Muara Enim Adhiyaksa Darma Yuliano SH. MH, Kepala Pengadilan Negeri Muara Enim, Dandim 0404 Letkol Inf Teadi Aulia Mula Uji, SE, Sekda Muara Enim Ir. H. Hasanudin, M.Si Para SKPD, Ketua Tim penggerak PKK DR. Hj. Shinta Paramita Sari, SH. M.Hum, Pengurus FKPPI Muara Enim, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, siswa Sekolah Dasar, SMP, SLTA, Dan para undangan lainnya.

Bupati Muara Enim Ir.H.Muzakir Sai Sohar yang bertindak sebagai inspektur upacara dalam amanatnya menyampaikan sambutan presiden Republik Indonesia Joko Widodo bahwa Pancasila merupakan  hasil dari  satu  kesatuan  proses yang  dimulai dengan  rumusan  Pancasila tanggal 1 Juni  1945 yang  dipidatokan  lr.  Sukarno,  Piagam  Jakarta tanggal  22  Juni 1945,  dan  rumusan  final  Pancasila  tanggal  18 Agustus 1945.

Kehidupan  berbangsa  dan bernegara  kita sedang  mengalami  tantangan.  Kebhinekaan  kita  sedang  diuji. Saat  ini  ada  pandangan  dan tindakan yang  mengancam kebhinekaan  dan  keikaan  kita.  Saat ini  ada  sikap  tidak  toleran yang  mengusung  ideologi  selain Pancasila.

Masalah ini semakin mencemaskan tatkala  diperparah  oleh penyalahgunaan  media  sosial  yang banyak  menggaungkan hoax alias  kabar  bohong.

“Kita  perlu  belajar  dari pengalaman buruk  negara  lain yang  dihantui  oleh  radikalisme,  konflik  sosial,  terorisme  dan perang  saudara.  Dengan  Pancasila dan  UUD  1945 dalam bingkai  NKRI dan  Bhinneka  Tunggal  lka,  kita bisa  terhindar dari  masalah  tersebut.”ungkapnya.

Kita  bisa  hidup  rukun  dan  bergotong royong untuk  memajukan negeri. Dengan Pancasila, lndonesia  adalah  harapan  dan  rujukan  masyarakat internasional  untuk  membangun  dunia  yang  damai,  adil dan makmur  di  tengah  kemajemukan.

Oleh karena  itu,  saya  mengajak  peran aktif  para ulama, ustadz,  pendeta,  pastor,  biksu,  pedanda,  tokoh  masyarakat, pendidik,  pelaku  seni  dan budaya,  pelaku media,  jajaran birokrasi,  TNI  dan  Polri  serta seluruh  komponen  masyarakat untuk  menjaga Pancasila.

Pemahaman  dan  pengamalan Pancasila  dalam  bermasyarakat,  berbangsa  dan  bernegara harus terus  ditingkatkan.  Ceramah keagamaan, materi pendidikan,  fokus pemberitaan  dan perdebatan  di media sosial  harus menjadi  bagian  dalam  pendalaman  dan pengamalan nilai-nilai  Pancasila.

Komitmen  pemerintah  untuk penguatan  Pancasila sudah jelas dan  sangat  kuat. Berbagai  upaya  terus  kita lakukan.  Telah  diundangkan  Peraturan  Presiden  Nomor  54 Tahun  2017  tentang  Unit  Kerja  Presiden  Pembinaan  ldeologi Pancasila.

Bersama  seluruh  komponen  bangsa,  lembaga  baru ini  ditugaskan  untuk  memperkuat pengamalan  Pancasila dalam kehidupan  sehari-hari, yang  terintegrasi  dengan program-program  pembangunan.  Pengentasan  kemiskinan, pemerataan  kesejahteraan  dan berbagai  program  lainnya, menjadi  bagian  integral  dari  pengamalan  nilai-nilai  Pancasila.

Tidak  ada  pilihan  lain  kecuali  kita  harus bahu membahu menggapai  cita-cita  bangsa  sesuai dengan  Pancasila.  Tidak ada  pilihan lain  kecuali  seluruh  anak bangsa  harus menyatukan  hati,  pikiran  dan  tenaga  untuk  persatuan  dan persaudaraan.

Lanjutnya, Tidak  ada  pilihan  lain  kecuali  kita  harus kembali  ke  jati  diri  sebagai  bangsa  yang  santun,  berjiwa gotong  royong  dan  toleran.  Tidak  ada pilihan  lain  kecuali  kita harus  menjadikan  lndonesia  bangsa  yang  adil,  makmur  dan bermartabat  di  mata  internasional.

Namun  demikian,  kita juga  harus  waspada  terhadap segala  bentuk  pemahaman  dan gerakan  yang  tidak  sejalan dengan  Pancasila.  Pemerintah  pasti bertindak  tegas  terhadap organisasi-organisasi  dan gerakan-gerakan  yang  Anti Pancasila,  Anti-UUD 1945, Anti-NKRl,  Anti-Bhinneka  Tunggal Ika.

Jaga  perdamaian,  jaga  persatuan,  dan jaga persaudaraan  di antara  kita.  Mari  kita  saling  bersikap  santun, saling  menghormati,  saling  toleran,  dan saling  membantu untuk  kepentingan  bangsa. Mari  kita  saling  bahu-membahu, bergotong  royong  demi  kemajuan  lndonesia.

Kita lndonesia,  Kita Pancasila.  Semua Anda  lndonesia,  semua  Anda  Pancasila. Saya lndonesia,  saya  Pancasila. Selamat Hari Lahir Pancasila. “pungkasnya. (Editor Jon Heri) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here