PALEMBANG, jodanews.com- Nasib pilu dialami Adinda Aftaria (22) anak pasangan dari Rahma (45) dan M.Fajar (54), menderita kelumpuhan dan tidak bisa bicara sejak balita.
Dari balita sejak usia satu tahun hingga remaja Adinda hanya terbaring ditempat tidurnya dalam kamar rumahnya yang terletak di Jalan Enim VII No. 753 RT/RW : 09/04 Kelurahan Sialang Kecamatan Sako Palembang tidak bisa beraktivitas apapun tanpa bantuan orang lain.
Senin (14/12/2020) Adinda yang hanya terbaring, secara spontan mendapat kunjungan Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda.
Kedatangan Fitri secara mendadak ini membuat pasangan suami itu kaget, terlebih Rahma yang hanya mengandalkan penghasilannya dari upah menjahit baju dan suami pekerja serabut, berharap besar anaknya mendapat pengobatan yang layak.
“Untuk perawatan kesehatanya, kita akan meminta puskesmas terdekat agar melakukan pengecekan kesehatannya guna melihat perkembangan kondisinya,” ungkap Fitri.
Sementara itu Camat Sako Palembang Amiruddin Sandy merasa sangat terbantu dengan adanya kunjungan Wawako Palembang tersebut, yang turun tangan langsung untuk memberikan pertolongan warganya.
“Kondisi adik kita sudah sangat lama menderita sakit, belum lagi ia tidak termasuk dalam data penerima bantuan PKH. Insayaallah kita akan urus semua bantuannya agar kondisi kesehatanya membaik,” katanya.
Ditempat yang sama Rahma ibu dari Aftaria mengaku, jika kehidupan anaknya sangat memprihatinkan sekali karena masa belianya anaknya habis begitu saja sejak menderita sakit lumpuh.
“Saya sangat mengharapkan sekali kepada Pemerintah untuk memperhatikan masyarakat kecil seperti kami ini,” tutupnya dengan penuh harapan.(editor Jon Heri)








